Jakarta, NU Online
Rapat Koordinasi Badan Koordinasi Pengawas Aliran dan Kepercayaan Masyarakat (Bakor Pakem) Pusat, Rabu, merekomendasikan pelarangan aliran dan ajaran Al Qiyadah Al Islamiyah di seluruh Indonesia.
"Merekomendasikan pelarangan aliran dan ajaran Al Qiyadah Al Islamiyah di seluruh wilayah Republik Indonesia," kata Jaksa Agung Muda Intelejen, Wisnu Subroto setelah rapat tersebut di Kejaksaan Agung.
<>Selain merekomendasikan pelarangan, Bakor Pakem Pusat juga mengimbau Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk terus meneliti aliran dan ajaran yang berkembang di masyarakat yang menyimpang dari aqidah dan syariah.
Kemudian, rakor juga merekomendasikan agar Menteri Agama dan segenap pimpinan organisasi massa untuk meningkatkan pembinaan umat. "Kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan-tindakan anarkis atau melanggar hukum," kata Wisnu menambahkan.
Rakor Pakem juga mendesak agar masyarakat menyerahkan penyelesaian segala permasalahan terkait aliran dan ajaran kepada aparatur yang berwenang. Rapat Koordinasi itu dibuka langsung oleh Jaksa Agung, Hendarman Supandji dan berlangsung secara tertutup.
Rapat juga dihadiri oleh seluruh elemen Pakem Pusat, antara lain dari Kejaksaan Agung, Polri, Badan Intelejen Negara, Departemen Agama, dan Majelis Ulama Indonesia. (ant/mad)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
3
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
Terkini
Lihat Semua