Jakarta, NU Online
Salah seorang anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) India Dr SY Quraishi melakukan kunjungan ke kantor PBNU untuk bertukar fikiran tentang demokrasi dan persoalan pemilu di Indonesia. Ketua PBNU H Iqbal Sullam dan Bendahara Umum PBNU H Bina Suhendra menemui dan berdiskusi dengannya.
Iqbal Sullam menjelaskan, Indonesia mengalami perubahan politik dengan adanya reformasi pada tahun 1998. Mulai saat itulah, terjadi kran keterbukaan dan sistem pemilu juga dirubah.
<>
“Sekarang menggunakan system one man one vote, semua orang berhak memilih sesuai dengan hati nuraninya,” katanya.
Namun demikian, terdapat ekses negatif yang ditimbulkannya, yaitu maraknya money politik yang terjadi dalam setiap pemilu seperti pemilihan bupati, gubernur, dan anggota parlemen.
Iqbal menyatakan apresiasinya terhadap perilaku pejabat India yang hidup dalam kesederhanaan. “Saya berharap para pejabat di Indonesia juga berprilaku yang sama,” paparnya.
Sementara itu Bina Suhendra menyatakanNU turut berperan dalam mensukseskan program KB sehingga Indonesia berhasil menurunkan tingkat pertumbuhan penduduknya. Indonesia saat ini merupakan negera keempat penduduk terbanyak, sementara India menduduki nomor dua.
Penulis: Mukafi Niam
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
2
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua