Jakarta, NU Online
Empat badan otonom (banom) NU meliputi GP Ansor, Fatayat NU, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) ditambah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) akan menyelenggarakan silaturrahmi dan buka puasa bersama Menegpora Dr. H. Adhyaksa Dault pada hari Senin (1/10) di Gedung GP Ansor.
Kegiatan bersama antara banom ini telah menjadi tradisi dan rutin diselenggarakan selama beberapa tahun. Para undangan memenuhi hall GP Ansor yang biasanya digunakan untuk main badminton yang telah digelari karpet dengan duduk bersila.
<>Tak hanya anggota keluarga besar NU yang berbahagia bisa berbuka bersama, dalam acara ini sejumlah anak yatim piatu juga diundang untuk menikmati hidangan buka bersama selain santunan dari banom-banom tersebut.
Menegpora Adyaksa Dault dalam pidatonya mengungkapkan meskipun dana yang dianggarkan untuk Menegpora kecil, tetapi program kepemudaan dan keolahragaan akan tetap serius dijalankan.
Dalam hal ini, Adyaksa berjanji akan membantu banom-banom NU dengan dana senilai 250 juta dengan perincian GP Ansor mendapat 100 juta, Fatayat NU, IPNU dan IPPNU masing-masing mendapat 50 juta.
Sementara itu, Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) KH Nuril Huda dalam ceramahnya menjelaskan Ramadhan merupakan kesempatan untuk belajar, khususnya peningkatan pengetahuan agama. “Mari kita maksimalkan Ramadhan yang tinggal 11 hari lagi ini untuk meningkatkan pengetahuan agama yang kita miliki,” katanya.
Dijelaskannya bahwa dalam belajar agama, orang tua murid yang mengundang guru juga harus menghargai mereka secara layak. Selama ini guru agama cenderung diabaikan dan dihargai kurang layak dibandingkan dengan guru-guru yang mengajar materi-materi umum. (mkf)
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
5
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua