Kuningan, NU Online
Barisan Ansor Serbaguna atau disingkat Banser adalah kelompok muda Nahdlatul Ulama gagah berani yang bertugas untuk mengawal para ulama. Banser juga merupakan “pendobrak” utama sejarah bangsa Indonesia.
“Secara kronologis, Banser didirikan sebagai bentengnya para ulama, kiai yang berhaluan ahlusunnah wal jamaah. Karenanya, Banser merupakan sebuah pilar kekuatan GP Ansor dan Nahdlatul Ulama serta bangsa Indonesia,” kata Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Cabang Kuningan, Jawa Barat, Mup Muplihudin, dalam upacara pembaretan para anggota Banser Kuningan, Senin (2/4).
Setelah dua hari dididik dan dilatih di lapangan terbuka, 110 kader Satuan Kordinasi Cabang Banser Kuningan melakukan pembaretan. Pembaretan dilakukan secara simbolis oleh Bupati H Aang Hamid Suganda di halaman balai Desa Pajambon, Minggu (1/4).
Hadir pada kesempatan itu, Bupati H Aang Hamid Suganda, Sekda Drs H Momon Rochmana MM, Kadishub Drs Nandang Sudrajat, Kepala Bawasda Yeddi Chandra SH MH, Ketua Tanfidz PCNU KH Mahmud Silahudin, Ketua GP Ansor Mup Muplihudin dan ratusan Banser serta masyarakat sekitar.
Mup Muplihudin mengatakan, Banser merupakan semi otonom dari GP Ansor. Dimana kebijakan Banser tidak akan terlepas dari komando GP Ansor.
Proses kaderisasi Banser ke depan, kata dia, sangat ditentukan oleh baik tidaknya proses usaha saat ini. Sebab, diklat merupakan investasi jangka panjang yang tidak bisa diukur sesaat setelah kegiatan ini berlangsung.
”Insya Allah melalui proses kaderisasi yang matang dan terarah, Banser ke depan akan mampu menghadapi berbagai tuntutan masyarakat serta perkembangannya,” ujar Mup.
Sementara Bupati H Aang Hmaid Suganda mengakui, banyak sekali kiprah yang telah diberikan GP Ansor, baik melalui kegiatan sosial maupun kegiatan pembangunan di bidang lainnya. Sehingga, bermanfaat dan dirasakan berarti oleh masyarakat luas.(ksd)
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua