Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan mengerahkan massanya dalam aksi sejuta umat yang akan digelar besok Minggu, (21/5) di Jakarta. Keikutsertaan PBNU dalam aksi yang akan diikuti sejumlah ormas itu adalah merupakan bentuk dukungan terhadap Rancangan Undang-Undang Antipornografi dan Pornoaksi (RUU APP).
Demikian disampaikan Ketua PBNU, Ahmad Bagdja kepada NU Online di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jum’at (19/5) lalu. Menurutnya, PBNU diminta oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk berperan serta dalam aksi yang diperkirakan diikuti oleh puluhan ribu massa itu.
<>“PBNU diminta oleh MUI untuk ikut. Karena tuntutan dalam aksi itu sama dengan sikap PBNU terhadap RUU APP, kita akan turut berpartisipasi. Sebagai bagian dari masyarakat PBNU berhak menyampaikan aspirasinya,” katanya.
Bagi PBNU, aksi sejuta umat itu penting dilakukan untuk memberikan dukungan terhadap Pansus DPR yang saat ini sedang menggodok RUU APP. Pansus DPR dinilainya masih ragu dalam mengambil keputusan, karena adanya penolakan yang dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat.
”Ini penting agar teman-teman di DPR berani. Mungkin mereka ragu, dan mungkin saja mereka tidak memandang RUU APP itu sangat penting. Kita berharap warga NU yang berada di DKI Jakarta ikut dalam aksi itu,” jelas Mantan Ketua Umum PB PMII ini.
Hal senada disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) KH Nuril Huda. Pihaknya saat ini sedang melakukan persiapan menjelang digelarnya aksi sejuta umat itu. Para mubalig yang tergabung dalam LDNU akan turun jalan untuk memberikan dukungan terhadap RUU APP.
“Kita sedang lakukan persiapan matang untuk aksi besok hari Minggu. Bendera dan spanduk sedang dalam penyelesaian. Saya sendiri akan ikut dalam aksi itu. Di antara spanduk yang akan kami bawa bertuliskan ’Bersama NU Kita Dukung dan Kawal RUU APP’,“ katanya. (rif)
Terpopuler
1
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
2
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
3
Data Hilal Awal Bulan Jumadal Ula 1448 H
4
Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km
5
Material Pemadam Karhutla dari Brasil Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif
6
Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Al-Fatah karena Palsukan Data Dam dan Badal Haji
Terkini
Lihat Semua