Buka Muktaman XI, Presiden Berharap Thariqah Jadi Pelopor
NU Online Ā· Rabu, 11 Januari 2012 | 08:39 WIB
Malang, NU Online
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara resmi membuka Muktamar XI Jamāiyyah Ahlilth Thariqah al-Mu'tabarah an-Nahdliyah di Pondok Pesantren Al Munawwariyah, Bululawang, Malang, Rabu (11/1) siang. Pembukaan ditandai dengan ucapan bismillahirrahmanirrahim dan pemukulan bedug oleh presiden yang didampingi Menteri Agama, Gubernur Jawa Timur, ketua Umum PBNU, Rois Am Jamāiyyah Thariqah dan Pengasuh Pesantren Al-Munawwariyah.
āAtas nama negara dan pemerintah, saya mengucapkan selamat bermuktamar, semoga bisa membawa kebaikan bagi umat Islam, bangsa dan dunia,ā demikian disampaikan presiden SBY dalam sambutan pembukaan. <>
Presiden SBY juga menyampaikan penghargaan atas pengabdian dan kontribusi Jamāiyyah Thariqah.Ā kepada bangsa dan negara. Menurutnya, kaum thariqah telah berjuang mengabdi kepada bangsa sejak era perjuangan, kemerdekaan, pembangunan hingga era reformasi.
Presiden menyampaikan, dakwah yang teguh, jernih, substantif, mendidik, dan tanpa kekerasan yang dilakukan oleh kaum thariqat adalah yang paling tepat dalam rangka menciptakan Indonesia yang maju, adil dan makmur. āTradisi thariqah sangat tepat untuk mengatasi konflik dan bentrok yang seringkali terjadi,ā kata presiden menambahkan.
Presiden mengaku terkesan dengan kejernihan berfikir dan kesediaan berpartisipasi yang dilakukan oleh kalangan thariqah.
āJika komitmen ini dimiliki oleh segenap bangsa, maka dengan kehendak Allah SWT Indonesia akan menjadi negara yang maju. Kita semua berharap thariqah dapat menjadi contoh dan pelopor,ā katanya.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj, dalam sambutannya menyampaikan, kehadiran presiden mengunjukkan sangat hormat kepada para ulama ulama dengan setulus hati.
āBeliau adalah keluarga pesantren Termas, bahkan beliau dilahirkan di belakang pesantren. Ayah beliau aktif mengajar di pesantren,ā katanya.
PBNU mengajak segenap elemen thatiqah untuk mendukung berbagai program yang dikalankan oleh pemerintah.
Sudah saatnya kita dengan seluruh badan otonom mari bersatu bismillah bersama pemerintah mensukseskan program pembangunan yang dijalankan sekarang. Banyak yang telah dicapai, walaupun banyak kekurangan tantangan persoalan berat, yang justru kami warga nahdliyin berdoa semoga presiden mampu mengatasinya. Kita warga NU selalu optimis,ā kata Said Aqil.
Ā
Penulis: A. Khoirul Anam
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
3
Pendukung Spanyol Kibarkan Bendera Palestina Sepanjang Turnamen Piala Dunia 2026
4
Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Meksiko, Tidak Ada Korban Maupun Kerusakan Langsung
5
Fachry Ali Ulas Muktamar Cipasung 1994 Jadi Perlawanan NU terhadap Intervensi Pemerintah
6
Andy Burnham Resmi Dilantik Jadi Perdana Menteri Inggris, Gantikan Keir Starmer
Terkini
Lihat Semua