Jakarta, NU Online
Pemikiran-pemikiran Gus Dur tentang demokrasi yang telah dikembangkannya diluncurkan dalam buku berjudul "Gus Dur yang Saya Kenal (Catatan Transisi Demokrasi Kita)" di Surabaya, Rabu (11/03).
Buku tersebut ditulis oleh Wakil Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar yang memang dikenal dekat dengan presiden RI ke 4 tersebut.
<>Tampil sebagai pembicara dalam peluncuran dan bedah buku terbitan LKiS itu guru besar Fisip Unair Prof Soetandyo Wignyosoebroto, musikus Achmad Dhani "Dewa", akademisi Martono, SH, MHum dan Ketua DPW PKB Jatim Drs Choirul Anam.
Dalam komentarnya Soetandyo mengemukakan, judul buku itu kurang pas karena isinya lebih banyak berisi tentang ide-ide demokrasi dari Gus Dur, bukan sosok Gus Dur itu sendiri.
"Tapi tadi saya sudah mendapatkan penjelasan dari penulisnya bahwa yang ia harapkan untuk judul buku itu adalah tentang demokrasi yang dibangun oleh Gus Dur, tapi kemudian diubah oleh penerbitnya," katanya.
Sementara itu, Choirul Anam mengatakan bahwa sebetulnya yang dilakukan Muhaimin bukan ingin meluncurkan buku, tapi dalam rangka untuk memperkenalkan diri ke masyarakat Jatim.
"Sebetulnya yang dikehendaki Pak Muhaimin bukan meluncurkan buku, tapi pilihlah saya. Kebetulan Pak Muhaimin ini kan Caleg nomer satu dari daerah pemilihan Surabaya dan Sidoarjo," katanya disambut tawa peserta.
Peluncuran buku yang dihadiri ratusan peserta itu cukup menarik karena dihadiri oleh Achmad Dhani yang menjadi idola generasi muda. Ketika Dhani didaulat untuk berbicara, anak-anak muda tampak antusias menyimaknya.
Dhani yang diharapkan banyak mengulas Gus Dur dari sisi kesenian, justru banyak mengemukakan kekagumannya pada Gus Dus sebagai sosok jenius, tokoh pluralis dan menurut dia sebagai pelaku tasawuf.
"Kalau saya ini kan hanya penggemar tasawuf, tapi Gus Dur itu sudah menjadi pelaku. Yang saya kagumi dari Gus Dur adalah kejeniusannya. Ia adalah jenius nomer satu di Indonesia setelah itu baru disusul Bung Karno," katanya
Sebelum acara bedah buku, beberapa rektor perguruan tinggi di Surabaya, siswa SLTA, dan tokoh-tokoh agama mendapatkan buku tersebut dari Muhaimin.(red)
.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Beribadah Bukan Transaksi, Meluruskan Hubungan antara Hamba dengan Tuhan
2
Khutbah Jumat: Spirit Sumpah Pemuda, Jangan Bungkam Suara Anak Muda yang Peduli Bangsa
3
Alvin Tedjo, Pria Keturunan Indonesia yang Terpilih sebagai Wali Kota Mississauga di Kanada
4
Khutbah Jumat: Pentingnya Menolong Tetangga di Tengah Kesulitan Ekonomi
5
Khutbah Jumat: 3 Alasan Pemerintah Wajib Mendengarkan Aspirasi Rakyat
6
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar: Tugas Pengurus Merangkul Semua Elemen, Meningkatkan Kualitas Nahdliyin
Terkini
Lihat Semua