Cina: Israel-Hamas Harus Setujui Gencatan Senjata
NU Online · Jumat, 9 Januari 2009 | 03:16 WIB
Israel dan Hamas harus menyetujui gencatan senjata segera dan membendung krisis kemanusiaan lebih lanjut. Demikian dikatakan Sun Bigan, utusan khusus Cina mengenai masalah Timur Tengah, kepada wartawan, di Beijing, Cina, Kamis (8/1).
Sun, yang menyatakan keprihatinan mendalam atas bencana di kawasan itu, mengemukakan bahwa gencatan senjata segera adalah sangat mendesak.<>
Israel harus segera menghentikan operasi militer di Gaza, dan Hamas juga harus menghentikan serangan roket ke Israel, katanya. "Jika kedua pihak melakukan gencatan senjata, maka ketegangan akan mereda, bencana kemanusiaan dapat dihindari, dan solusi politik dapat dicapai," imbuhnya.
Ia juga menegaskan bahwa dengan gencatan senjata, maka pada gilirannya akan mencegah krisis kemanusiaan lebih parah. Dan, semua pihak hendaknya menghormati gencatan senjata permanen demi stabilitas keamanan di kawasan itu.
Sejak Israel melancarkan operasi militer berskala luas di Jalur Gaza pada 27 Desember, telah menelan ratusan korban jiwa dan kehilangan harta benda. Lebih dari 700 orang tewas dan 3.000 orang lagi cedera selama 13 hari konflik bersenjata tersebut, dan jumlah kematian itu diperkirakan akan meningkat.
Sejauh ini, tercatat 10 orang Israel tewas termasuk enam tentara negara Yahudi itu. "Cina sangat prihatin atas meningkatnya ketegangan dan bencana kemanusiaan di kawasan itu. Cina menyesalkan banyaknya korban jiwa dari warga sipil dan mengecam keras tindakan-tindakan yang menimbulkan krisis tersebut," kata Sun. (ant/dar)
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Pesantren Al-Falah Ploso Kediri sebagai Lokasi Pembukaan Munas-Konbes NU 2026
2
TNI-Polri Hadang Massa Aksi BEM UI yang Hendak Menuju Bundaran HI
3
Selain TNI-Polri, Komcad Juga Disiagakan saat Aksi Indonesia Bangkrut
4
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Hari Ini, Berikut Tuntutannya
5
Koalisi Masyarakat Sipil Soroti Pengerahan TNI dan Komcad dalam Aksi Indonesia Bangkrut
6
Jalan Kaki 40KM, Mbah Musthofa Tunaikan Nadzar Pulang Haji
Terkini
Lihat Semua