Jakarta, NU Online
Warga Jakarta yang ingin menunaikan ibadah haji tampaknya mesti bersabar. Meningkatkan minat warga Jakarta menunaikan rukun Islam kelima tersebut membuat daftar tunggu calon ibadah mencapai hingga delapan tahun.<>
Hingga saat ini, terdapat sekitar 42 ribu warga Jakarta yang telah mendaftarkan diri untuk menunaikan ibadah haji. Padahal, DKI Jakarta sendiri, hanya memiliki kuota sekitar 8.000 jamaah haji per tahun.
Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spritual (Dikmental) Setda DKI Jakarta, Marullah Matali mengatakan, di Jakarta, tahun ini sudah terdapat sekitar 40-42 ribu orang yang mendaftarkan diri sebagai calon jamaah haji. Dengan kuota yang dimiliki Jakarta.
Hal itu dapat diartikan, jamaah yang baru mendaftar harus menunggu hingga delapan tahun ke depan untuk berangkat menunaikan ibadah haji. "Karena rata-rata per tahun kita hanya memiliki kuota sebanyak 8.000 jamaah saja," ujar Marullah, Selasa (6/3).
Meski begitu, dikatakan Marullah, saat musim haji, biasanya daerah-daerah akan mendapatkan tambahan kuota jamaah haji. Penambahan biasanya akan disesuaikan dengan permintaan dari masing-masing daerah.Â
"Biasanya kuotanya ditambah. Karena terkadang ada beberapa jamaah yang batal pergi karena sakit atau alasan lainnya," katanya.
Dikatakan Marullah, setelah mendaftar sebagai jamaah haji, warga harus menyetorkan uang sebesar Rp 25 juta terlebih dahulu. Nantinya, saat berangkat, jamaah hanya tinggal membayar kekurangannya saja. "Tapi setiap tahunnya dana keberangkatan haji selalu berbeda," ucapnya.
Seperti diketahui, untuk membantu kebutuhan logistik jamaah haji asal DKI Jakarta, Pemprov DKI Jakarta menyediakan katering untuk sebanyak 8.000 jamaah. Selain itu juga disiapkan 18 armada bus untuk memenuhi kebutuhan sarana transportasi jamaah haji asal DKI Jakarta menuju Masjidil Haram.
Diakui Marullah, semangat warga Jakarta untuk menunaikan ibadah haji atau melaksanakan umrah cukup tinggi. Bahkan, penerbangan untuk umrah saja di Jakarta, per harinya mencapai 3 sampai 4 keberangkatan.Â
Redaktur : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
Pengakuan Korban Pelecehan Gus Idris, Berkedok Syuting Konten Sumpah Pocong
2
Khutbah Jumat: Mempererat Tali Persaudaraan Menjelang Bulan Ramadhan
3
Khutbah Jumat: Menyambut Ramadhan dengan Saling Memaafkan
4
6 Puasa yang Boleh Dilakukan Setelah Nisfu Sya'ban
5
Khutbah Jumat: Menyambut Ramadhan dengan Meningkatkan Kepedulian Sosial
6
Kasus Anak SD Bunuh Diri di Ngada, Kemiskinan Jadi Faktor Risiko, Negara Diminta Hadir
Terkini
Lihat Semua