Dai NU Harus Mampu Redam Kecurigaan pada Islam
NU Online · Selasa, 27 September 2011 | 07:43 WIB
Jakarta, NU Online
Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD-PBNU) mengharapkan para dai di lingkungan Nahdliyyin untuk mampu meredam berbagai kecurigaan akibat segelintir profokasi. Para dai Nahdliyyin tidak perlu terpancing untuk ikut-ikutan memperkeruh suasana, sehingga kondisi masyarakat menjadi kondusif.<>
Para dai Nahdliyyin juga diharapkan bisa lebih arif dan bijaksana dalam menyampaikan pesan-pesan moralitas dan agama kepada masyarakat. Sehingga kehadiran dai dapat menentramkan masyarakat yang sedang dibingungkan dengan berbagai problem kehidupan.
Demikian dinyatakan Ketua LD-PBNU KH Zakky Mubarok di Jakarta, Selasa (27/9). Menurut Zakky, masyarakat, terutama para dai harus mempercayakan pengusutan berbagai masalah dan penegakan hukum kepada aparat keamanan.
"Biarlah aparat bekerja dengan sebenar-benarnya. janganlah sampai para dai justru memperkeruh suasana dengan menyebarkan asumsi-asumsi yang tak jelas alasannya kepada masyarakat," tutur Kyai Zakky -sapaan akrab KH Zakky Mubarok.
Pernyataan ini dilontarkan oleh Kyai Zakky terkait meletusnya bom yang diduga sebagai bom bunuh diri di gereja Solo akhir pekan kemarin. Zakky berharap para dai meredam suasana gerah dan munculnya ketakutan atau traumatis di kalangan masyarakat.
"Kita harus mengobarkan semangat kebersamaan dan menepis berbagai ketakutan terkait masa depan kerukunan antar umat beragama. Indonesia masih akan kita tinggali hingga anak cucu kita melahirkan anak cucunya dan seterusnya. Karenanya kita harus selalu menjaga kedamaian di bumi tercinta ini," tandas Zakky.
Penulis : Â Syaifullah Amin
Terpopuler
1
RAPBN 2027 untuk Program MBG Capai Rp240 Triliun, Setara 29 Persen dari Anggaran Pendidikan
2
Gus Ipul Targetkan DPT Muktamar Ke-35 NU Rampung 17 Agustus 2026, Sebut Progres SK 95 Persen
3
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
4
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
5
Enam Ruko di Lokasi Pembukaan Muktamar Ke-35 NU Dibongkar, Pedagang Dapat Kompensasi
6
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
Terkini
Lihat Semua