Gus Ulil: Generasi Z Penggerak Utama Penentu Masa Depan Organisasi
NU Online · Selasa, 21 April 2026 | 08:00 WIB
Bekasi, NU Online Jabar
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ulil Abshar Abdalla menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menentukan arah organisasi Nahdlatul Ulama (NU) di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Hal tersebut ia sampaikan saat memberikan tausiyah dalam kegiatan Lebaran Ketupat dan pelantikan Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bekasi Timur di Aula RW 018, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Sabtu (18/4/2026).
Menurutnya, Generasi Z memiliki posisi strategis sebagai penggerak utama organisasi, bukan sekadar pelengkap. Perubahan besar akibat perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, menuntut keterlibatan aktif generasi muda dalam berbagai lini gerak organisasi.
“Generasi Z harus diberi ruang yang luas untuk berkreasi dan berkontribusi. Mereka bukan hanya pelengkap, melainkan penggerak utama yang akan menentukan masa depan organisasi, apalagi di tengah perubahan besar akibat perkembangan teknologi digital dan AI,” ujarnya.
Gus Ulil juga menekankan bahwa proses kaderisasi di tubuh NU harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah. Organisasi dituntut menghadirkan ruang yang inklusif dan progresif agar generasi muda dapat berkembang secara optimal.
Ia menilai, keterlibatan generasi muda tidak hanya penting secara organisatoris, tetapi juga menjadi kunci dalam menjawab tantangan zaman, baik dari sisi intelektual maupun spiritual.
Kegiatan tersebut turut dihadiri berbagai unsur, mulai dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), pemerintah setempat, hingga tokoh masyarakat. Pelantikan Ketua MWCNU Bekasi Timur juga berlangsung dalam suasana khidmat, dipimpin oleh Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bekasi KH Abu Bakar Rahziz.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
4
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
5
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
6
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan Modern
Terkini
Lihat Semua