Berbeda dengan Indonesia yang masih mengandalkan pasar luar negeri untuk memasok persenjataan bagi sistem keamanannya, Iran justru semakin berusaha mandiri dalam memenuhi kebutuhan militernya. Kini, Iran melancarkan jalan produksi untuk menghasilkan meriam bagi kapal perang yang dapat digunakan terhadap rudal jelajah.
Menteri Pertahanan Mohammad Mustafa Najjar mengatakan, meriam berjarak sedang yang dinamai Fath (Kemenangan) tersebut sepenuhnya dibuat oleh Iran.<>
"Jarak terakhir dari meriam angkatan laut 40 milimeter ini, adalah 1 Km dan dapat menembakkan 300 poyektil per menit," kata Mustafa Najjar, seperti dilaporkan oleh kantor berita FARS,Ahad (24/5).
Sementara itu, Presiden Mahmuod Ahmadinejad mengumumkan, Rabu lalu bahwa Iran telah dengan berhasil menguji coba tembakan sebuah rudal jarak menengah baru, dinamai Sejil-2. Pengumuman ini memancing reaksi Israel. Negara Yahudi ini berharap Eropa menyatakan kekhawatiran program balistik Republik Islam Iran. (Ant)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
3
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
6
10 Tuntutan BEM SI dalam Aksi Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta
Terkini
Lihat Semua