Depag Setuju Usulan LFNU Rukyat Setiap Bulan
NU Online · Jumat, 21 Agustus 2009 | 08:00 WIB
Menteri Agama H Maftuh Basyuni menyatakan fihaknya pihaknya menyetujui Badan Hisab dan Rukyat untuk melakukan sidang hisab maupun rukyat dilakukan setiap bulan sebagaimana usulan Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) pada siding isbath, Kamis (20/8) malam.
Selama ini, menetapkan awal bulan dengan rukyatul hilal hanya dilakukan tiga kali menjelang Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah. Kondisi ini menunjukkan ketidakkonsistenan Depag dalam penetapan awal bulan Hijriyah karena perbedaan awal di satu bulan bisa berpengaruh pada bulan berikutnya.<>
“Saya sudah menyampaikan di hadapan Departemen Agama bahwa rukyat harus diadakan tiap bulan, karena rukyat harus berdasarkan pada rukyat sebelumnya. Hisab hanyalah pendukung pelaksanaan rukyat. NU sendiri melakukan rukyat setiap bulan. Saya pribadi merasa bangga dengan para kiai dan ustadz yang senantiasa ikhlas mengadakan rukyat," kata Kiai Ghazalie, ketua LFNU di kantor PBNU, Kamis (20/8) malam.
Pelaksanaan rukyatul hilal setiap bulan ini juga mendapat dukungan dari Muhammadiyah.
''Kami juga setuju usulan NU agar rukyatul hilal dilakukan setiap bulan,'' kata wakil sekretaris Majelis Tarjih Muhammadiyah. (mad)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
3
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
Terkini
Lihat Semua