Perundingan perdamaian antara Palestina dan Israel menemui jalan buntu. Perundingan pertama tidak mencapai kesepakatan karena Israel tidak berkomitmen terhadap perdamaian.
Jenderal William Fraser sebagai mediator yang ditunjuk Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Condolezza Rice, menuntut komitmen kedua pihak untuk mengimplementasikan rencana perdamaian Palestina-Israel. Fraser kecewa karena Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak Gaza tidak hadir dalam kelanjutan perundingan damai kemarin.<>
Ehud Barak hanya mengirimkan wakilnya untuk melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Palestina Salam Fayyad dan William Fraser. "Barak mengirimkan penasihatnya Amos Gilad yang mempunyai wewenang penuh untuk mewakili Barak dalam perundingan itu," ujar Jurubicara Departemen Pertahanan Israel.
Seorang pejabat Israel yang tidak mau menyebutkan nama mengatakan, ketidakhadiran Barak dalam perundingan itu mengindikasikan sikap skeptis Israel memandang proses perdamaian itu. Bahkan, pejabat Israel itu menggambarkan proses perundingan dengan Palestina hanya sebuah fantasi.
"Barak tidak berniat berunding," paparnya. Sesuai agenda, proses perdamaian akan menghasilkan kesepakatan awal pada pekan depan. Seorang pejabat AS menyatakan,Washington kecewa dengan pertemuan perundingan kali ini.
AS kecewa dengan Israel dan Tel Aviv tidak memenuhi komitmen dalam rencana perdamaian 2003, menyusul proyek pembangunan pemukiman baru.Washington juga menekan pejuang Palestina untuk menghentikan serangan ke wilayah Israel karena hanya akan memperpanjang konflik. (okz/rif)
Terpopuler
1
Ngantor Perdana, Gus Kikin Mulai Siapkan Susunan Kepengurusan PBNU 2026-2031
2
Gus Kikin Kunjungi Pojok Gus Dur pada Momen Perdana Ngantor di PBNU
3
Anggota Banser Wafat Selepas Tugas di Muktamar, Ketum GP Ansor Takziah dan Beri Santunan
4
Gus Kikin Sebut NU Dukung Program Pemerintah, Fokus pada Pembangunan Manusia
5
Menakar Kapasitas Al-Albani dalam Ilmu Hadits: Benarkah Layak Disebut Muhaddits?
6
PCNU Jombang Harapkan PBNU Masa Khidmah 2026-2031 Prioritaskan Program Keumatan
Terkini
Lihat Semua