Meski Muktamar ke-32 Nahdlatul Ulama (NU) masih sekitar enam bulan lagi, akan tetapi siapa yang akan menjadi nahkoda NU pada periode 2010-2015 mulai digelindingkan pada pertemuan kiai NU di Klaten Rabu (10/6) kemarin. Kali ini KH Mustofa Bisri (Gus Mus) digadang untuk menahkodai NU.
Namun, Gus Mus sendiri tidak memberikan jawaban secara jelas lamaran tersebut.<>
Berbagai persoalan yang dihadapi NU saat ini membuat prihatin para kiai yang tergabung dalam Majma' Al-Buhuts An-Nahdliyyah di Pondok Pesantren Al Manshur Klaten itu. Maka untuk membenahi NU diperlukan figur yang tepat dan mampu mengelola NU secara baik.
Menurut pandangan peserta, Nahdltul Ulama di bawah kepemimpinan duet KH Sahal Mahfudz dan KH Hasyim Muzadi sudah baik sehingga bisa dikatakan sehat, akan tetapi belum sampai kepada taraf “sehat wal ‘afiat”.
Untuk menjadikan sehat wal afiat, diperlukan figur yang mampu membawa NU menjadi rujukan setiap permasalahan. Ada kekompakan sistem dari pusat hingga ranting kepengurusan NU, hingga disegani oleh semua pihak. Dan yang bisa melakukan hal tersebut, menurut pandangan peserta adalah Gus Mus.
Namun Gus Mus tidak menjawab.

Bahkan ketika disodori mikrofon oleh moderator untuk menjawab permohonan salah seorang peserta, dirinya enggan menerimanya dan menyerahkan kepada KH Maemun Zubair yang ada di sampingnya untuk menjawab.Munculnya nama Gus Mus pada bursa calon Ketua Umum PBNU mengingatkan pada Muktamar NU yang di helat di Asrama Haji Donohudan Boyolali tahun 2004 kemarin. Dimana Gus Mus yang digadang-gadang oleh sebagian cabang untuk menjadi Ketua Umum PBNU, akhirnya menyatakan tidak bersedia menjelang pelaksanaan muktamar. Akankah ini terulang kembali pada Muktamar ke 32 tahun 2010 mendatang? Kita tunggu saja. (Abdul Muiz)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
3
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
6
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
Terkini
Lihat Semua