Umat Islam di Lebak Banten dikejutkan dengan penemuan Al-Qur’an raksasa palsu di Masjid Dua Kalimat Sahadat di Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten. Konon Al-Qur’an palsu itu ditemukan secara gaib sejak sebulan yang lalu.
Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak telah secara resmi melarang warga mengunjungi Al-Qur’an raksasa palsu itu.<>
"Setelah kami teliti bersama pakar tafsir, ahli kitab, dan kyai ternyata banyak tulisan dan isi kandungan Al-Qur’an tidak sesuai dengan mushaf Al-Qur’an pada umumnya," kata Ketua MUI Kabupaten Lebak, KH Satibi Hambali, Kamis (30/4).
Hambali mengatakan, saat ini secara resmi penemuan AL-Qur’an raksasa yang sempat menggegerkan masyarakat luas, bahkan warga dari daerah luar Kabupaten Lebak juga banyak mendatangi mesjid tersebut.
Selain Al-Qur’an raksasa juga ditemukan sebilah pedang besar. Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada pengurus masjid Dua Kalimat Sahadat untuk menutup kunjungan warga karena bisa menimbulkan musyrik bagi umat Islam.
Selain itu, pihaknya juga meminta kepada kepolisian agar memusnahkan Qur’an palsu itu, karena bisa menimbulkan gejolak umat muslim.
Â
Namun sejauh ini, pengurus masjid tidak mau menyerahkan Al-Qur’an kepada MUI setempat maupun kepolisian.
"Kami berharap pengurus mesjid rela memberikan Qur’an palsu untuk disita dan dimusnahkan," kata Hambali.
Sementara itu, sejumlah pengurus masjid di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mengatakan, pihaknya mendesak aparat kepolisian bertindak tegas untuk menyita dan memusnahkan Al-Qur’an palsu itu.
"Saya khawatir Qur’an raksasa palsu itu dijadikan dewa atau diagungkan oleh masyarakat," kata Basri (55) pengurus mesjid Al-Hasanah Rangkasbitung. (ant/sam)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
Terkini
Lihat Semua