Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) kembali menggelar “Sayembara Menulis Novel” untuk merangsang dan meningkatkan kreativitas pengarang Indonesia. Lewat sayembara tahunan ini, DKJ berharap akan lahir novel-novel terbaik.
Tahun lalu, sayembara dimenangkan oleh Mashuri (31), alumni Pondok Pesantren Salafiyah Wanar, Lamongan, dengan karya berjudul “Hubbu” yang berkisah tentang perjalanan seorang pemuda desa ke tampat yang sangat jauh di sana, jauh dari tradisi keluarganya, jauh dari pesantren.<>
Pada sayembara kali ini panitia menetapkan batas akhir pengiriman naskah hingga 31 Agustus 2008 cap pos atau diantar langsung ke sekretariat panitia “Sayembara Menulis Novel DKJ 2008” Jl. Cikini Raya 73, Jakarta 10330.
Dalam rilis yang dikirimkan ke NU Online, panitia menjamin tidak akan memberikan hak istimewa pada pengarang sudah punya nama, namun juga para pengarang pemula yang memperlihatkan kebaruan dalam bentuk dan isi.
Peserta adalah warga negara Indonesia yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau bukti identitas lainnya. Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu naskah dengan tema bebas dan ditulis dengan bahasa Indonesia yang baik.
Nakah dengan panjang minimal 100 halaman A4, 1,5 spasi, Times New Roman 12, dan dikirim rangkap lima, disyaratkan belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apa pun, baik sebagian maupun seluruhnya, dan tidak sedang diikutkan dalam sayembara serupa
Para Pemenang akan diumumkan dalam "Malam Anugerah Sayembara Menulis Novel DKJ 2008" di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada akhir Desember 2008 nanti. Akan ada tiga pemenang yang masing-masing mendapatkan hadiah Rp 20.000.000, Rp 15.000.000, dan Rp 12.500.000. (nam)
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
4
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
Terkini
Lihat Semua