Bila bacabup lain masih kebingungan mendapatkan dukungan dan rekomendasi dari parpol untuk maju dalam pilkada Jember 7 Juli mendatang, tak demikian dengan incumbent M.Z.A. Djalal. Justru, dukungan demi dukungan dari parpol terus mengalir untuk Djalal. Buktinya, setelah sebelumnya DPC PKNU secara resmi menyatakan akan memberangkatkan Djalal sebagai cabup dalam pilkada mendatang, kini giliran DPC PPP Jember yang juga secara resmi memastikan mendukung Djalal.
Menariknya, DPC PPP Jember bahkan menyepakati dan meminta Djalal meneruskan duet dengan Kusen Andalas. "PPP mendukung M.Z.A. Djalal dan Kusen Andalas. Itu hasil dari rapat tim sembilan DPC PPP Jember," kata Ra Ali Wafa, Ketua DPC PPP Jember.<>
Tentu ini klop dengan dukungan dari mayoritas PAC PDIP yang dalam konfercab beberapa hari lalu juga telah mengusulkan menyandingkan Djalal dengan Ketua DPC PDIP Kusen Andalas sebagai pasangan cabup dan cawabup.
Ra Ali menjelaskan, DPC PPP Jember menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada tim sembilan. Hasilnya, tim sembilan DPC PPP Jember memutuskan mendukung pasangan M.Z.A. Djalal-Kusen Andalas sebagai pasangan cabup dan cawabup dalam pilkada nantinya. Keputusan tim sembilan tersebut segera diserahkan ke DPW PPP Jawa Timur (Jatim).
"DPW PPP Jatim tetap mendukung keputusan DPC PPP Jember," terangnya. Apalagi, duet M.Z.A. Djalal-Kusen Andalas dianggap telah sukses selama memimpin Jember kurang lebih lima tahun ini.
Dia menambahkan, tim sembilan DPC PPP Jember selama ini sudah menjalin komunikasi dengan beberapa partai politik, termasuk dengan PKNU dan DPC PDIP Jember.
Keputusan tim sembilan ini akan disahkan dalam rapat pimpinan cabang (rapimcab) DPC PPP Jember. "Minggu ini, rapat itu akan digelar. Rapat akan melibatkan pengurus harian DPC PPP, MPC PPP, serta semua pihak terkait," ujar pengasuh Ponpes Mahfilud Dhuroor Desa Suger Kidul, Kecamatan Jelbuk, Jember.
Dijelaskan, keputusan tim sembilan DPC PPP Jember ini telah didasarkan atas survei yang dilakukan lembaga independen. Dan, Ra Ali mengaku, dirinya telah mendapatkan hasil survei lembaga independen tersebut. "Kebetulan ada pengurus DPC PPP yang jadi tim survei. Sehingga tahu hasil survei terhadap beberapa kandidat yang bakal maju," terangnya.
Dia menilai, selama menjadi bupati, Djalal berhasil dalam membangun Jember. Yaitu terpenuhinya fasilitas sosial sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Antara lain, adanya penerangan jalan umum (PJU), pengaspalan jalan desa, dan program bedah rumah.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi Jember cukup bagus hingga tumbuh sekitar 6,04 persen, lebih tinggi dari pada pertumbuhan Pemprov Jatim 4,47 persen. "Tentu tingkat elektabilitas Pak Djalal juga bagus," ujarnya.
Ditanya soal kelanjutan koaliasi dengan PKB di DPRD Jember, Ra Ali menyatakan, hal itu tidak ada masalah. Sebab, dalam penggabungan PPP dengan PKB membentuk fraksi PKB, hanya untuk di parlemen. "Itu hanya koalisasi di parlemen," ujarnya.
Pihaknya juga tidak mempermasalahkan jika koalisi dengan PKB di parlemen nantinya tidak dilanjutkan. Meski dirinya tidak menghendaki koalisi PKB di DPRD terpecah. "Kami tidak menginginkan itu," ujarnya.
Masih menurut Ra Ali, DPC PPP mendukung pasangan Djalal-Kusen juga dengan pertimbangan, DPC PPP Jember yang hanya memiliki 4,09 persen suara di dewan, tidak bisa memberangkatkan calonnya sendiri.
Karena itu, DPC PPP melalui tim sembilan melakukan penjajakan dengan partai, termasuk ke beberapa kandidat yang muncul. Karena suara tidak terlalu besar, kata dia, DPC PPP Jember tidak melakukan penjaringan seperti DPC Partai Demokrat (PD) atau DPC PKB Jember. "DPC PPP Jember cukup melalui tim sembilan untuk menentukan pasangan bakal calon yang akan diusung dalam pemilukada," paparnya. Hasilnya, PPP mendukung incumbent M.Z.A. Djalal-Kusen Andalas sebagai pasangan cabup dan cawabup dalam pilkada 7 Juli nanti.
Sementara itu, Tim Rakyat yang menjadi salah satu tim sukses duet M.Z.A. Djalal-Kusen Andalas dalam pilkada 2005 silam, rupanya terus memantapkan langkah.
Usai konsolidasi, Tim Rakyat berkunjung ke Djalal di Pendapa Wahyawibawagraha. Mereka meminta kepada Djalal untuk kembali maju dalam pemilukada 7 Juli 2009. Demikian seperti dilaporkan Radar Jember, Selasa (26/1).
Sayangnya, permintaan dari Tim Rakyat yang dikomandani Gus Afton Ilmah Huda itu belum mendapatkan respons dari orang nomor satu di Jember itu. Djalal belum menjawab permintaan yang diajukan Tim Rakyat. "Pak Djalal belum menjawab," kata Abdul Muis, juru bicara Tim Rakyat kepada RJ.
Tim Rakyat yang menemui Djalal kemarin selain Afton Ilman Huda, ada Marzuki Abdul Ghafur, Abdul Muis, Muslim, Anwari, Thoif Zamroni, Marduwan, Risky, Mochammad Jufriyadi. Namun, Tim Takyat tetap optimistis terhadap Djalal akan tetap bersedia maju lagi dalam pemilukada nanti. Ini mengingat, kata Muis, banyak masyarakat Jember yang menginginkan Djalal memimpin kembali Jember untuk kali kedua. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri 1447 H: Dari Ramadhan menuju Ketakwaan dan Kepedulian Sosial
2
Hilal Belum Penuhi Imkanur Rukyah, PBNU Harap Kemenag Konsisten pada Kriteria MABIMS
3
Niat Zakat Fitrah Lengkap untuk Diri Sendiri, Keluarga, dan Orang Lain yang Diwakilkan
4
Khutbah Idul Fitri Bahasa Sunda: Ciri Puasa nu Ditampi ku Allah
5
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
6
Kultum Ramadhan: Memaksimalkan Doa 10 Malam Terakhir
Terkini
Lihat Semua