Pelaksanaan Ibadah Haji tetap akan menjadi pengawasan DPR RI melalui Tim Pengawas (Timwas) haji DPR RI, karena masih banyak keluhan jamaah haji Indonesia terkait pelaksanaan ibadah haji selama ini.
“Pada musim haji tahun 2010 ini DPR telah membentuk dua Timwas, yang bertugas di awal pelaksanaan dan disaat pelaksanaan haji guna memantau secara langsung, mulai dari pemondokan, transportasi, katering-makanan, kesehatan jamaah haji dan pelayanan lainnya,”tandas Ketua DPR RI Marzuki Alie dalam pembukaan masa persidangan II tahun sidang 2010-2011 di Gedung DPR RI Jakarta, Senin (22/11).<>
Tim pengawas diharapkan dapat memberikan laporannya pada masa persidangan ini untuk perbaikan pelaksanaan ibadah haji pada tahun-tahun mendatang. Sedangkan keluhan tahun ini masih sekitar pemondokan yang jauh dari Makkah, transportasi dan penerbangan yang terlambat, masih adanya jamaah haji yang keracunan makanan dan lain-lain.
Karena itu kata Marzuki Ali, DPR berpendapat Timwas haji masih diperlukan karena dari pengawasan tahun 2009 lalu, DPR telah berhasil menurunkan sebesar 80 dollar AS ongkos BPIH (biaya penyelenggaraan ibadah haji), sehingga menjadi rata-rata sebesar Rp 31.080.600,- dan mendekatkan pemondokan jamaah haji di ring I (jaraknya maksimal 2 Km dari Masjidil Haram) dan ring II (2-4 Km dari Masjidil Haram) yang semula sampai ring V dll.(amf)
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Pesantren Al-Falah Ploso Kediri sebagai Lokasi Pembukaan Munas-Konbes NU 2026
2
TNI-Polri Hadang Massa Aksi BEM UI yang Hendak Menuju Bundaran HI
3
Selain TNI-Polri, Komcad Juga Disiagakan saat Aksi Indonesia Bangkrut
4
Koalisi Masyarakat Sipil Soroti Pengerahan TNI dan Komcad dalam Aksi Indonesia Bangkrut
5
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Hari Ini, Berikut Tuntutannya
6
Peaceful Muharam 1448 H, Kemenag Gelar Standardisasi Kosakata Isyarat hingga Akurasi Titik Kiblat
Terkini
Lihat Semua