Dukung Bailout Century, Muhaimin Dituntut Mundur dari Menteri
NU Online · Senin, 1 Maret 2010 | 02:38 WIB
Sikap PKB yang menyatakan, tidak terdapat kekeliruan terhadap kebijakan bailout Bank Century, menuai kekecewaan dari kaum buruh. Bahkan Ketua Umum PKB yang juga Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar, diminta mundur dari jabatannya.
"PKB menganggap kebijakan itu nggak masalah, bagi kami kalau Muhaimin menganggap persoalan Bank Century nggak bermasalah, mungkin sistem kontrak dan outsourcing karyawan nggak masalah. Muhaimin mundurlah sekalian," cetus Ketua Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) Baharudin Simbolon, dalam konferensi pers di Restoran Suharti, Tendean, Jakarta, Ahad (28/2).<>
Dalam perjalanan Pansus Bank Century, PKB selalu memiliki pandangan politik yang selalu membonceng Partai Demokrat. Bahkan PKB dan PD merupakan 2 dari 9 fraksi partai, yang tidak menganggap kebijakan bailout Bank Century keliru.
Sejak awal perjalanan Pansus di DPR, PKB tak gencar mencecar pertanyaan kepada saksi-saksi yang dihadirkan di Pansus Angket, terkait persoalan kebijakan bailout bank tersebut. Pada pandangan awal fraksi PKB telah mengemukakan pandangan yang sama dengan PD, tak ada yang salah dengan kebijakan tersebut.
Dan pada pandangan akhir fraksi, PKB dan PD seirama kembali dalam mengemukakan pandangan akhir terkait bailout Bank Century. Keduanya menyatakan tidak ada yang keliru dalam kebijakan tersebut, dan tidak ada nama yang disebutkan untuk bertanggung jawab dalam kebijakan tersebut, sekalipun inisial nama atau jabatan yang harus bertanggung jawab. (syf)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
Terkini
Lihat Semua