Meski baru berdiri sekitar dua tahun, Koperasi Serba Usaha (KSU)Ā Jasmin Baking Centre & Bakery milik Pengurus Cabang (PC)Ā Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Tegal menerima peserta magang. Mereka, adalah para siswa dari Unit Pelaksana Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sanggar Kelompok Belajar (SKB) Adiwerna Kabupaten Tegal.
Dalam praktek magang tersebut, peserta diberi bekal yang cukup tentang proses pembuatan dan pengelolaan roti. Kegiatan dipusatkan di gedung lantai 2 Baitul Maal wat Tamwil Syirkah Muawanah (BMT SM) Majelis Wakil Cabang (MWC) NU DesaĀ Bongkok Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, mulai Selasa (15/12) kemarin.<>
Manager KSU Dumi, S.Pd. dalam kata sambutan penerimaanya mengatakan, bahwa untuk membuat RumahĀ Produksi seperti KSU perlu konsistensi. Antara lain konsistensi dalam modal yang cukup, tenaga yang produktif serta tata kelola yang bagus. āTanpa ketiga hal itu, saya kira tidak akan brjalan dengan baik,ā ujar Dumi sebagaimana dilaporkan Kontributor NU Online Abdul Muiz.
Pabrik Roti ini, lanjut Dumi, merupakan salah satu jenis usaha yang dimiliki KSU PC Fatayat yang bergerak dalam bidang makanan. Diantaranya, pembuatan berbagai aneka roti. āDipilihnya usaha roti, pasalnya era sekarang makanan yang terbuat dari bahan pokok terigu ini sudah menjadi konsumsi public,ā papar Dumi yang juga Sektretaris Umum PC Fatayat NU Kab. Tegal.Ā
Sementara Ketua Program SKB Woro Hasantriningsih,SP mengatakan,Ā kegiatan ini diikuti oleh Kelompok Pemuda ProduktifĀ usia 18ā35 Tahun. Mereka merupakan hasil perekrutan di seluruh Kabupaten Tegal. Kelompok ini juga telah mendapat bimbingan selama 2 Bulan di SKB. āMagang di Jasmin Baking Centre & Bakery dilakukan agar peserta nantinya mendapatkan pengalaman lapangan dan menjadi bekal usai kegiatan ini,ā ujarnya.
Dipilihnya Jasmin Baking Centre, sebagai tempat magang karena disamping tempatnyaĀ dekat juga karena usaha produksi ini milik Fatayat. āKami ingin memetik ruh betapa semangatnyaĀ perempuan,ā ungkapnya.
Apalagi, tambahnya, peserta magangĀ adalah perempuan. Sehingga bias diambil hikmah agar peserta mau mengikuti jejak fatayat dalam membuka peluang usaha.
Kegiatan magang diikuti 20 peserta, yang terdiri dari 18 Perempuan dan 2 laki-laki. Mereka dibimbing 4 Instruktur dari Jasmin Baking Centre & Bakery.
Rizkiyah, salah satu peserta mengaku kagum terhadap usaha produktif yang dilakukan dilakukan fatayat. āSaya kira fatayat kegiatanya cuma pengajian saja, ternyata ada kegiatan usaha produktif,ā ungkapnya jujur.
Rizkiyah berjanji segala ilmu yang didapatkan dari magang ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya dan ditularkan kepada saudara-saudara dan tetangganya. āIlmu usaha yang baru pertama kali saya dapatkan, mudah-mudahan bisa kami praktekan dan tularkan,ā harapnya penuh yakin. (was)
Terpopuler
1
5 Santri Laki-laki Jadi Korban Pelecehan Seksual, Syekh Ahmad Al Misry Jadi Tersangka
2
Kisah Rombongan Gus Dur Diberondong Senapan di Timor Leste
3
Resmikan Klinik di Cilacap, Gus Yahya: Harus Profesional, Bukan Sekadar Khidmah
4
Haji 2026: 5.426 Jamaah Aceh Siap Terbang, Ini Rute dan Jadwalnya
5
Hukum MenarikĀ UangĀ Parkir di Lahan Orang Lain
6
Safari Diplomatik Terakhir, Gus Yahya Kunjungi Dubes Federasi Rusia
Terkini
Lihat Semua