GP Ansor NU Jangan Pecah Karena Politik Praktis
NU Online Ā· Senin, 20 Desember 2010 | 10:08 WIB
Anak muda yang aktif di GP Ansor seharusnya tidak pecah oleh friksi-friksi politik, karena akan merugikan potensi anak muda NU. Untuk menghindari perpecahan, anak muda jangan berjalan sendiri sendiri, tapi harus sinergi.
Demikian dikemukakan Ketua GP Anor NU Cabang Kebumen, Jawa Tengah, Muhammad Tamim, dalam pertemuan rutin GP Ansor NU Kebumen (18/12). Selain diskusi, pertemuan ini juga diisi dengan mujahadah yang dipimpin KH Khanif, sesepuh GP Ansor setempat.
/>
āAnak muda terkesan berjalan sendiri-sendiri, dan kerap kali mereka hanya dijadikan sebagai kepentingan politik sesaat,ā ungkap Tamim seperti yang dilaporkan kontributor NU Online di Kebumen, Humam Rimba Palangka.
Dalam diskusi itu, Tamim juga mengingatkan fungsi dari majlis ini. āMajlis Ansor ini bukan sekedar rutinitas mengisi waktu luang. Kita bertemu untuk mempererat tali silaturrahim di kalangan pemuda, juga untuk merumuskan kembali arah gerakan GP Ansor Kebumen kedepan,ā jelasnya.
āKita akan berikhtiat menampung potensi yang terserak dari sahabat-sahat kita,ā imbuhnya.
Dewasa ini, salah satu program GP Ansor NU di Kebumen bergiat memajukan di bidang kesenian dan kebudayaan yang ada di kebumen.
Ā
āKegiatan kesenian dan kebudayaan ini penting sebagai wujud bahwa GP Ansor tidak meninggalkan budaya yang sudah ada, meskipun perkembangan zaman terus berubah. Gagasan itu juga mencerminkan organisasi NU sangat dekat dengan kesenian dan kebudayaan lokal,ā pungkas Tamim. (ml)
Terpopuler
1
Tolak MBG, Siswa SMK NU di Kudus Surati Presiden Prabowo Minta Anggaran Dialihkan untuk Kesejahteraan Guru
2
Pleno PP Fatayat NU Tetapkan Dewi Winarti sebagai Plt Ketua Umum
3
Muktamar NU 2026: Antara Idealisme dan Pragmatisme PolitikĀ
4
Korban Meninggal di Lebanon Akibat Serangan Israel Tembus 1.368 Orang
5
Iran Izinkan 15 Kapal Lintasi Selat Hormuz, Bagaimana dengan Kapal Pertamina?
6
Kepala Intelijen Pasukan Garda Revolusi Iran Majid Khademi Gugur
Terkini
Lihat Semua