Masyarakat yang menyumbang untuk aksi kemanuisan di daerah bencana diminta mengawasi sumbangannya. Hal ini penting dilakukan karena ada indikator institusi penyalur sumbangan masyarakat tidak jujur.
Demikian dikatakan Koordinator Posko Bencana Merapi Bersama GP Ansor NU, Majidun, di Magelang, Senin (22/11). "Ada stasiun televisi dari Jakarta minta kami presentasi di hotel Novotel Yogyakarta. Setelah itu tidak jelas ke mana perginya mereka," ungkap Majidun.r />
"Setelah kami presentasi, diminta bikin proposal permintaan bantuan. Setelah dibikin dengan kelengkapan data-data. Mereka Tak lagi ketahuan di mana rimbanya. Nomor teleponnya tidak bisa dihubungi," terang Majidun yang juga mantan Wartawan di Yogyakarta.
"Sementara ini, status mereka berbohong," lanjautnya tanpa menyebutkan stasiun nama televisi.
Majidun mengingatkan, masyarakat diharapkan kritis pada media, jangan serta merta percaya, jangan puas karena sudah dipublikasikan, tapi mereka harus diawasi. (hh)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
3
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
6
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
Terkini
Lihat Semua