Mantan presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menilai, Pemimpin Komunitas Kerajaan Tuhan, Lia Aminuddin alias Lia Eden, layak dihukum lebih berat dari sebelumnya. Hukuman 5 tahun penjara untuk Lia masih, katanya, tidak masalah.
"Kita tunggu hasil pengadilan. Kan orangnya lagi diperiksa. Dulu sudah dihukum dua tahun, kan diulangi lagi perbuatannya. Mau dihukum lima tahun enggak apa-apa. Enggak taulah, ngapain ributkan Lia Eden," kata Gus Dur di Jakarta, Sabtu (20/12).<>
Saat ini Lia Eden dan pengikutnya, Wahyu Anindito, kembali mendekam di tahanan Polda Metro Jaya. Lia diduga kembali menyebarkan ajarannya setelah sebelumnya ditangkap aparat kepolisian pada 16 Desember 2008 lalu.
Lia ditangkap menyusul beredarnya selebaran ‘wahyu Tuhan’ yang meminta pemerintah menghapus agama Islam. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan sudah enggan berdialog dengan Lia dan pengikutnya yang dinilai sangat jauh menyimpang.
Pada 29 Juni 2006 Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menjatuhkan vonis 2 tahun penjara kepada terdakwa penodaan terhadap ajaran agama, Lia Aminuddin alias Lia Eden.
Majelis hakim menyatakan Lia terbukti melakukan perbuatan menodai salah satu ajaran agama yang dilindungi di Indonesia sebagaimana dakwaan pertama jaksa penuntut umum (JPU) dan melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan sebagaimana dakwaan ketiga JPU. (rif)
Terpopuler
1
Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026, Cek Daftar Namanya di Sini
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Prediksi Cuaca 26 Juni-2 Juli 2026: Kemarau Makin Terasa, Dinamika Atmosfer Picu Hujan di Sebagian Daerah
4
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
5
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
6
Festival Adat Budaya Nusantara, Lebih dari 100 Raja dan Sultan Sedunia Bakal Kumpul di Salatiga
Terkini
Lihat Semua