Jakarta, NU Online
Ahli Gizi RSCM Prof. Sarwono yang menangani Gus Dur mengungkapkan bahwa Gus Dur harus banyak istirahat dan sekaligus mengatur pola makannya karena usianya yang sudah tua dan beberapa organ tubuhnya tidak berfungsi dengan baik. Hal tersebut diungkapkannya ketika ditanya NU Online selepas memeriksa kondisi Gus Dur (06/09).
Setelah cukup lama menginap di RSCM, kemungkinan besar Gus Dur akan pulang besok. Beberapa kali rencana kepulangannya tertunda karena kondisinya kurang baik. Namun demikian, belum diketahui apakah jadwal kepulangannya pagi atau siang hari. “Mungkin setelah dilakukan pemeriksaan secara lengkap,” ungkap salah satu perawat yang ditemui NU Online.
Gus Dur saat ini dirawat oleh satu tim dokter, bukan hanya satu. Salah satu perawat di Pavilyun Supardjo Roestam menceritakan bahwa tim tersebut melibatkan beberapa spesialis kedokteran. Ketua dari tim ini adalah Prof. Yusuf yang merupakan ahli syaraf.
“Kalau diitung-itung mungkin lebih dari sepuluh orang dokter ahli yang menanganinya,” ungkap perawat tersebut.
Hari ini Gus Dur ditemani oleh istri tercinta Ibu Sinta Nuriyah. Pagi hari sebelumnya, Yenny juga menemani. Salah satu pengawal mengungkapkan bahwa keluarga selalu menemani sampai malam agar Gus Dur bisa istirahat dan tidak terlalu banyak tamu yang datang.
Tampak beberapa sahabat Gus Dur juga membesuk, bahkan seorang kyai dari Blitar menyempatkan waktunya datang ke Jakarta membesuk Gus Dur. Hari Minggu kemarin, Ketua Umum Golkar Akbar Tanjung juga datang.(mkf)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua