Sidoarjo, NU Online
Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menyatakan pemerintah bukannya tidak sanggup membantu para korban lumpur panas Lapindo Brantas Inc Sidoarjo, tetapi tidak ingin membantu korban. Jika pemerintah serius maka presoalan Lapindo akan bisa teratasi.
Hal tersebut dikatakan Gus Dur saat memberikan sambutan dalam acara peluncuran buku "Titanic Made In Lapindo" di posko pengungsian korban lumpur Pasar Baru Porong, Sidoarjo, Ahad (10/6).
Gus Dur kembali mengingatkan, bencana lumpur bukan hal kecil. Pemerintah Pusat, Propinsi Jawa Timur, dan Sidoarjo harus menanggung bersama kerugian yang ditanggung oleh warga Sidoarjo.
"Pemerintah harus membantu korban lumpur bukan hanya kata-kata yang me-ninabobo-kan korban tetapi dalam tindakan kongkret," katanya.
Dalam kesempatan itu Gus Dur menyatakan, sebenarnya uang yang dikeluarkan oleh Lapindo Brantas Inc sudah lumayan banyak, namun tidak semua sampai ke sasaran. "Uangnya nyangkut di birokrasi," serunya.
Meski begitu, masyarakat diminta tetap tenang dan sabar. "Ini akan jadi perjuangan yang panjang. Saya mohon Anda semua tetus berjuang," kata Gus Dur di hadapan masyarakat korban lumpur, para aktivis LSM, dan martawan berbagai media massa.(sam/nam)
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
5
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
6
BMKG Prediksi El Nino Berlangsung hingga Setahun, Wilayah Selatan Berpotensi Dilanda Kekeringan
Terkini
Lihat Semua