Guyonan Islah: PKB Dibina atau Dibinasakan?
NU Online · Senin, 1 Maret 2010 | 00:39 WIB
Jelang Muktamar NU ke-32 di Makasar Maret ini, PWNU Jatim akan mengusulkan pembahasan terjadinya rekonsiliasi antara PKB pro Gus Dur dan Muhaimin Iskandar. PKNU dan partai berbendera NU lainnya menjadi satu partai saja bernama PKB.
Seluruh kiai sepuh di Jatim telah sepakat untuk menyatukan kembali NU yang saat ini tercerai-berai karena urusan politik semata. Untuk itu, semua partai yang mengatasnamakan NU harus bersatu padu untuk kepentingan Pemilu 2014.<>
"PWNU Jatim meminta semua partai di bawah naungan NU bersatu. Diharapkan NU hanya memiliki satu partai yang akan mengakomodir semua aspirasi warga Nahdliyin. Kalau mereka tidak mau islah, guyonannya begini, mereka memilih dibina atau dibinasakan?" cetus Rois Syuriah PWNU Jatim, KH Miftachul Akhyar, di Surabaya, Ahad(28/2).
Bagaimana dengan PKB yang saat ini terpecah menjadi dua kubu dan tidak mau saling mengalah? PWNU Jatim siap menjadi fasilitator islah PKB kedua kubu tersebut. Pihaknya akan menyerahkan masalah PKB itu ke PBNU untuk dibahas dalam Muktamar NU ke-32.
"Kalau tidak mau islah dan menjadi satu, mungkin tahun 2014 partai NU sudah lenyap," imbuh Miftachul.
Mengenai hanya satu nama PKB saja, Kiai Miftah panggilan KH Miftachul Akhyar mengungkapkan, pembentukan PKB saat deklarasi pada 1998 lalu membutuhkan proses yang ruwet dan panjang. Untuk itu, diharapkan semua partai berbendera NU bisa melebur pada partai (PKB) yang memang dibentuk NU sebagai induknya.
Ketua DPW PKB Jatim Imam Nahrawi yang dihubungi terpisah mengatakan, pihaknya sudah bersedia untuk melakukan islah dan duduk berdampingan untuk bersama-sama kembali membesarkan PKB. Hal itu juga sudah dilakukan dengan adanya pertemuan dan pembicaraan beberapa kali dengan kader-kader PKB yang berseberangan. (min)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
Terkini
Lihat Semua