Hasyim: NU Tak Jadi Oposisi Tapi Tak Mau Dikooptasi Pemerintah
NU Online · Kamis, 15 Oktober 2009 | 05:13 WIB
Sebagai suatu ormas besar yang bertugas membimbing dan mengarahkan umat, NU perlu memiliki sikap politik yang jelas, karena nasib rakyat sangat tergantung pada kebijakan politik yang ada.
Demikian disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi di kantor PBNU Jakarta, Rabu (14/10).<>
Dalam menghadapi masalah kebangsaan dan kenegaraan NU mendukung penuh NKRI dan sebagai implikasinya NU akan membela bangsa dan negara ini tanpa reserve. Dalam hal ini NU selalu bersikap right or wrong is my country.
“Dengan demikian diminta atau tidak NU akan membela bangsa dan negara ini ketika berhadapan dengan negara dan bangsa lain,” katanya.
Sementara dalam politik pemerintahan, NU akan bersikap objektif dan rasional, maka NU akan mendukung seluruh kebijakan pemerintah yang dianggap sesuai dengan kebijakan NU yang bersumber pada ajaran ahlussunnah wal jamaah.
Sebaliknya NU akan melakukan kritik pada pemerintah bila menjalankan kebijakan yang merugikan negara, agama dan kepentingan rakyat. Di sini NU berkewajiban melaksanakan amar ma'ruf nahi munkar.
“Dengan sikap itu sikap NU menjadi sangat jelas, tidak akan menjadi oposisi, tetapi sekaligus juga tidak mau dikooptasi oleh pemerintah. Itu semua logika partai politik, sementara NU adalah ormas keagamaan, yang mesti memiliki sikap politik dan posisi yang berbeda,” katanya.
Sementara terhadap politik kenegaraan dan kebangsaannya NU berusaha memberikan pengabdian yang total. Dalam negara yang kuat ini kepentingan seluruh rakyat dan harga diri bangsa ini akan terjamin, termasuk hak warga NU terjamin di dalamnya, kata Hasyim. (mdz)
Terpopuler
1
5 Santri Laki-laki Jadi Korban Pelecehan Seksual, Syekh Ahmad Al Misry Jadi Tersangka
2
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
3
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
6
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
Terkini
Lihat Semua