Pemerintah Iran mengakui bahwa Teheran tidak menerima proposal baru dari tiga negara besar terkait program bahan bakar nuklirnya, dan menyalahkan hal itu pada kesalahan penerjemahan karena sebelumnya telah bersikeras sebaliknya.
"Ada surat baru dari tiga negara (Amerika Serikat, Rusia dan Prancis) untuk IAEA (Badan Energi Atom Internasional)," kata Menteri Luar Negeri Manouchehr Mottaki kepada wartawan, Selasa (16/2).<>
Mottaki menambahkan bahwa surat itu "tampak seperti proposal baru ketika diterjemahkan". Pada Senin, Kepala Badan Atom Iran Ali Akbar Salehi mengatakan bahwa tiga negara besar telah membuat sebuah usul baru terkait pasokan bahan bakar nuklir ke Iran setelah Teheran mulai bekerja memperkaya uraniumnya menjadi 20 persen.
Namun Amerika Serikat, Rusia dan Prancis menyangkal adanya sebuah proposal baru yang dibuat untuk menggantikan tawaran pengiriman uranium yang belum dikayakan ke luar Teheran untuk dikayakan di luar negeri. (afp/ful)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
3
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
4
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
Terkini
Lihat Semua