Iran Berencana Cetak Ribuan Pakar Tafsir Al-Quran
NU Online · Jumat, 15 Agustus 2008 | 07:47 WIB
Mentri Kebudayaan dan Penerangan Islam Iran, Mohammad Husain Saffarherandi, menyatakan bahwa saat ini terdapat berbagai angkatan dari para santri yang sedang mendalami tafsir Al-Quran di Iran, karenanya beberapa waktu yang akan datang Iran diharapkan akan berhasil mencetak ribuan mufassir Al Quran.
Sebagaimana dilansir situs berita Iran IQNA, Saffarherandi menyatakan hal itu kepada para wartawan di sela-sela pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran yang XXV di kota Masyhad beberapa hari lalu.<>
Beliau melanjutkan, bahwa jika kita melakukan semua kegiatan dan tugas kita dengan pandangan kesungguhan, maka kita akan mendapatkan keberhasilan dan kesuksesan.
Saffarahandiy juga menegaskan, bahwa pelaksanaan Musabaqah Al-Quran Iran ini adalah sebuah simbol gerakan dan langkah kita untuk melaksanakan wasiat Rasullah agar berpegang kepada kedua pusaka beliau yang tak terpisahkan satu dengan lainnya.
Menurutnya, bila dibandingkan dengan beberapa tahun terakhir, maka publik akan menyaksikan berbagai kemajuan di bidang pengetahuan masyarakat Iran dengan Al-Quran dan jumlah mereka yang buta huruf semakin mengecil.
Saat ini terdapat berbagai angkatan dari para santri yang sedang mendalami tafsir Al-Quran di pesantren-pesantren Iran, karenanya beberapa waktu yang akan datang kita akan berhasil mencetak ribuan mufassir Al Quran, tegasnya.
Mungkin sebelum ini sejarah Iran tidak pernah menyaksikan atmosfir Qurani yang seperti sekaran ini, dan semakin hari semakin baik dan bertambah semarak. (iqna/atj)
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Kader Ansor Tawarkan Ilmu Mantiq untuk Menyaring Informasi AI dalam Mu'tamad 2026 di Lirboyo
6
Pemuda Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Walhi Ingatkan Kewajiban Lindungi Rakyat
Terkini
Lihat Semua