Islah PKB Selangkah Lagi Terwujud
NU Online · Senin, 28 Juni 2010 | 05:42 WIB
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Helmy Faizal Zaini, memastikan bahwasannya islah partai dengan lambang bola dunia itu tinggal selangkah lagi. Pasalnya, PKB hasil Musyawarah Luar Biasa (MLB) Parung dan PKB MLB Ancol segera melebur menjadi satu partai. Bahkan, Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) juga ikut didalamnya.
"Dalam waktu dekat ini islah yang kami gagas segera terwujud. Selanjutnya akan kami lakukan deklarasi di Jakarta," kata Helmy yang juga Menteri Negara Percepatan Daerah Tertinggal (Meneg PDT) usai berkunjung ke kampus Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang, Ahad (27/6).<>
Helmy menjelaskan, sebelumnya PKB telah membentuk tim islah yang terdiri dari beberapa pihak yang terbelah. Setelah menjalani proses yang lumayan lama, akhirnya upaya itu semakin mengerucut. Hanya saja, Helmy belum berani memastikan kapan deklarasi islah itu dilakukan. "Yang pasti dalam minggu-minggu ini," kata alumnus Fakultas Teknik Undar Jombang ini.
Dia juga menjelaskan, dalam islah tiga elemen tersebut ada beberapa aturan main. Salah satunya, ada wacana penempatan jabatan-jabatan pada stuktural PKB. Jabatan tersebut, kata Helmy, sebagai bentuk mengakomodir semua kepentingan dari tiga elemen itu.
“Untuk tawaran jabatan-jabatan pasti ada, karena hal itu untuk mengakomodir semua pihak yang berbeda pendapat,” tutur pria kelahiran Cirebon Jawa Barat ini seperti dilansir beritajatim.com.
Seperti diberitakan, partai yang didirikan oleh KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) bersama ulama NU ini terpecah menjadi dua. Yakni, PKB Hasil MLB Parung dengan Ketua Tanfidz Ali Masykur Musa, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Zanubah Arifah Chofsoh atau yang akrab disapa Yeni Wahid dan Ketua Dewan Syuro, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Sedangkan PKB hasil MLB Ancol, Ketua Tanfidz Muhaimin Iskandar, dengan Seketeris Jenderal Lukman Edy dan Ketua Dewan Syuro KH Aziz Mansyur. Sebelumnya perpecahan itu, partai berlambang bola dunia itu juga mengalami kondisi serupa hingga memunculkan PKNU yang dipimpin oleh Khoirul Anam (Cak Anam). (mad)
Terpopuler
1
LF PBNU Umumkan 1 Dzulqadah 1447 H Jatuh pada Ahad 19 April
2
17 Kader NU Diwisuda di Al-Ahgaff, Ketua PCINU Yaman Torehkan Terobosan Filologi
3
Mengapa Tidur setelah Subuh Sangat Berbahaya bagi Tubuh?
4
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulqa’dah 1447 H, Berpotensi Jatuh pada 19 April
5
Cara Penguburan Ikan Sapu-Sapu oleh Pemprov DKI Dapat Kritik dari MUI
6
Benarkah Pendiri PMII Hanya 13 orang?
Terkini
Lihat Semua