Ketua LDNU KH Nuril Huda meminta agar masyarakat tidak menyalahartikan atau malah memelintir sikap pluralisme Gus Dur sebagai menganggap semua agama sama.
“Pluralisme bagi Gus Dur adalah menghargai orang lain, tetapi tetap teguh dengan keyakinannya sendiri,” katanya kepada NU Online di Jakarta, Selasa (5/1).<>
Pluralisme agama, atau menyamakan semua agama sama tidak bisa dilakukan karena masing-masing agama memiliki ajaran sakral dan bersifat spiritual yang menyangkut keyakinannya dengan tuhan yang diyakininya.
Pluralisme, yang diusung Gus Dur, menurutnya merupakan pluralisme sosiologis, dalam arti hubungan kemasyarakatan, dengan tetap menghargai keyakinan masing-masing agama. (mkf)
Terpopuler
1
Dilantik Jadi Wantimpres, Kiai Said Siap Berikan Pertimbangan Konstruktif untuk Presiden
2
Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Nyai Sinta Nuriyah Jadi Satu-satunya Perempuan
3
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
4
Kekeringan Meluas, Banser Pemalang Salurkan 211 Ribu Liter Air Bersih
5
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
6
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
Terkini
Lihat Semua