Jelang Ramadhan, Tim Khusus Sidak Hiburan Malam
NU Online · Kamis, 6 Agustus 2009 | 05:22 WIB
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat (Pemkot) akan menerjunkan tim khusus untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan mengawasi 109 tempat hiburan malam di Kawasan Jakarta Pusat menjelang bulan Ramadhan 1430 H.
Kepala Sudin Pariwisata Jakarta Pusat, Dewi Susanti di Jakarta, Kamis, mengatakan, tim khusus akan diterjunkan seminggu sebelum Ramadhan.<>
"Tim khusus terdiri dari unsur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, dan Kepolisian Resort Jakarta Pusat," ujarnya.
Sedangkan 109 tempat hiburan yang menjadi target pengawasan terdiri atas 42 bar, 12 karaoke, 10 bola sodok, 12 diskotek, dan 4 griya pijat dan 33 "live music".
Dewi Susanti mengatakan, pemilik tempat hiburan diharapkan dan diminta mematuhi ketentuan sebagaimana diatur Perda Nomor 10 tahun 2004 tentang Kepariwisataan.
"Serta SK Gubernur DKI Jakarta Nomor 98 tahun 2004 tentang Waktu Penyelenggaraan Industri Pariwisata di Provinsi DKI Jakarta selama bulan Ramadhan," katanya.
Dalam ketentuan tersebut, lanjut Dewi Susanti, seluruh industri pariwisata yang bergerak dalam dunia hiburan harus mematuhi waktu penyelenggaraan jam buka dan tutup.
Pada bulan Ramadhan, pemilik hiburan diminta mematuhi waktu penyelenggaraan.
Dalam ketentuan itu, waktu buka tempat hiburan karaoke pukul 14:00 WIB hingga pukul 02:00 WIB, "live music" pukul 19:00 WIB hingga 01:00 WIB, diskotek pukul 19:00 WIB hingga pukul 02:00 WIB, dan bola sodok pukul 10:00 WIB hingga 24:00 WIB.
"Langkah pertama, kita akan lakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti Satpol PP, Asosiasi Industri Pariwisata Jakarta dan Polres Jakarta Pusat. Nantinya kami akan membentuk tim khusus yang akan mengawasi sejumlah tempat hiburan malam selama Ramadhan," kata Dewi Susanti. (ant/mad)
Terpopuler
1
Menkeu Suahasil: Keuangan Negara Harus Bisa Jalankan Program Prioritas Pemerintah
2
137 Mahasantri Ma'had Aly Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35 NU
3
Prabowo Bicara Ketahanan di BRICS, Rakyat Indonesia Masih Menghirup Asap Karhutla
4
Di KTT BRICS, Prabowo Dorong Global South Bersatu
5
Menteri Agama Lantik Basnang Said Jadi Dirjen Pesantren Pertama
6
Data Antrean Haji Dibersihkan, Masa Tunggu Faktual Diperkirakan 14-15 Tahun
Terkini
Lihat Semua