JK Minta NU dan Ormas Lintas Agama Awasi Pelaksanaan Pilpres
NU Online · Senin, 6 Juli 2009 | 12:10 WIB
Capres Jusuf Kalla meminta Nahdlatul Ulama (NU) dan organisasi kemasyarakatan (ormas) lintas agama lainnya agar turut mengawasi pelaksanaan Pemilu Presiden pada 8 Juli nanti. Bantuan ormas keagamaan serta para tokohnya diharapkan dapat mengurangi kecurangan dalam Pilpres itu.
"Mudah-mudahan perhatian pemantauan, organisasi agama turut serta. Kalau bertemu kejanggalan-kejanggalan, bisa bekerja sama dengan masyarakat memperbaiki dengan melaporkan ke Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu)," kata Kalla didampingi cawapresnya, Wirantor, saat bersilaturrahim ke kantor Pengurus Besar NU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Senin (6/7) sore.<>
Dalam pertemuan itu hadir, antara lain, Capres-Cawapres Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subiato, Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi, serta sejumlah tokoh lintas agama dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI).
"Saya berterima kasih kepada pimpinan pemuka agama, ini menyangkut tentang suara dari umat. Sebab, pemuka agama bisa dikatakan mewakili masyarakat," tambah Kalla.
Kalla mengaku memahami bahwa waktu pelaksanaan Pilpres semakin dekat, tinggal dua hari lagi. Tersedia sedikit waktu untuk menyelesaikan masalah kekisruhan daftar pemilih tetap (DPT). Namun, apa pun kondisi dan risikonya, masalah tersebut harus segera diupayakan penyelesaiannya.
“Waktu memang terbatas, tapi (upaya penyelesaian masalah DPT) harus tetap dilakukan. Masyarakat yang tidak masuk DPT, diharapkan segera mendaftar dengan menggunakan KTP (Kartu Tanda Penduduk),” ujar capres dari Partai Golkar dan Partai Hanura itu. (rif)
Terpopuler
1
Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Bakal Dihadiri Lebih dari 500 Peserta dan Peninjau
2
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
3
Gus Ipul: Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan Masih Sebatas Usulan
4
Menjaga Marwah Pemilihan Pengurus NU: Catatan dari Sowan kepada KH Afifuddin Muhajir
5
Khutbah Jumat: Meneladani Hidup Rasulullah di Masa Ekonomi Sulit
6
Gempa M7,8 Guncang Filipina: 35 Orang Meninggal Dunia, Ribuan Bangunan Rusak
Terkini
Lihat Semua