Kampanye Anti Rokok dengan Tawaran Biaya Nikah Gratis
NU Online · Kamis, 2 Juli 2009 | 00:42 WIB
Sebuah lembaga amal di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, muncul dengan gagasan insentif untuk mendorong kaum muda menghentikan merokok yakni membayar semua biaya pernikahan.
Ratusan pria menyatakan tertarik dengan program anti merokok termasuk bukan perokok yang baru mulai dengan kebiasaan barunya sehingga dia akan ikut program ini. Spanduk di Riyadh berbunyi antara lain "Menghentikan kebiasaan merokok tergantung Anda, pernikahan bersama kami."<>
Di sebagian besar dunia Arab, calon pengantin pria memikul seluruh beban biaya pernikahan. Lembaga amal Purity menyebutkan, partisipan akan menyelesaikan tujuh hari kursus untuk berhenti merokok. Nama pemenang hadiah utama akan diputuskan dalam undian 6 Agustus. Sebanyak 20 pemenang akan mendapatkan mebel.
BBC dalam laporannya mengatakan, tingginya biaya pernikahan bisa berarti bahwa pria Arab sering menundanya sampai memiliki tabungan cukup untuk mendapatkan pasangan.
Sejumlah pihak di Arab Saudi mengkritik kampanye itu dengan menyebutkan kegiatan itu mungkin menurunkan apa yang disebut persatuan suci. Namun juru bicara lembaga amal mengatakan, tujuannya menciptakan keluarga bebas merokok. Diperkirakan sekitar seperempat penduduk Arab Saudi yang mencapai 26,7 juta biasa merokok. (mad)
Terpopuler
1
Cinta kepada NU: Lutut Soekarno dan Lutut Saya di Muktamar
2
Menkeu Suahasil: Keuangan Negara Harus Bisa Jalankan Program Prioritas Pemerintah
3
137 Mahasantri Ma'had Aly Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35 NU
4
Prabowo Bicara Ketahanan di BRICS, Rakyat Indonesia Masih Menghirup Asap Karhutla
5
Menteri Agama Lantik Basnang Said Jadi Dirjen Pesantren Pertama
6
Di KTT BRICS, Prabowo Dorong Global South Bersatu
Terkini
Lihat Semua