Jakarta, NU Online
Ketua Umum Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Pusat Achmad Fathoni Rodli mendeklarasikan terbitnya Kampus Maya Online Nahdlatul Ulama, Rabu (21/3) di Gedung PBNU, Jakarta Pusat. Situs yang beralamatkan www.unu.yayasan-indonesia.net ini merupakan sarana virtual yang memungkinkan seluruh perguruan tinggi milik NU mengakses dan mempublikasikan semua proses dan hasil kegiatan pendidikannya.
“Ini dapat menjadi semacam ‘holding company’ yang menyatukan dan memudahkan pendidikan Islam khususnya di lingkungan NU,” katanya.
<>
Kelebihan dari situs ini di antaranya terletak pada fungsinya sebagai media publikasi berbagai informasi pendidikan, seperti bahan ajar kuliah, buku panduan, artikel, laporan penelitian, termasuk video-video kegiatan. Tak hanya itu, sarana ini juga memfasilitasi bagi siapapun untuk dapat bertukar-pikiran dan berkomunikasi secara interaktif.
“Semua orang bisa berpartisipasi di sini. Tujuannya, menyediakan akses internet yang positif di tengah gencarnya situs-situs yang tidak edukatif,” tambah Fathoni.
Fathoni mengurai, Kampus Maya Online ini berada di bawah pengelolaan BMPS bekerjasama dengan Universitas Airlangga Surabaya. Kerja sama ini telah menghasilkan tiga website pendidikan yang diperuntukan bagi yayasan-yayasan pendidikan (www.yayasan-indonesia.net), para guru (www.guru-indonesia.net) dan para pelajar (www.siswa-indonesia.net).
Meskipun situs ini bersifat terbuka, filterisasi terhadap kemungkinan masuknya konten yang tidak diharapkan tetap dilakukan. “Untuk menghadang hal-hal yang tidak diharapkan tetap akan ada kontrol,” tandasnya.
Redaktur: Mukafi Niam
Penulis : Mahbib Khoiron
Terpopuler
1
Innalillahi, Prof KH Syukron Makmun Pengasuh Pesantren Daarul Rahman Jakarta Wafat
2
Gus Faiz Ceritakan Wasiat dan Keinginan KH Syukron Makmun sebelum Wafat
3
Kapolri Suyudi Sambangi Rais Aam dan Ketua Umum PBNU di Pesantren Miftachussunnah dan Tebuireng
4
Berita Duka dari Yogyakarta, KH Muhammad Nasikh Ridwan Wafat pada Usia 65 Tahun
5
KH Syukron Makmum dan Daarul Rahman-nya
6
Ketum GP Ansor: Keteladanan KH Abbas Buntet Layak Diabadikan sebagai Pahlawan Nasional
Terkini
Lihat Semua