Kang Said: NU Tetap Konsisten dengan NKRI dan Pancasila
NU Online · Selasa, 22 Februari 2011 | 23:50 WIB
Sebagai ormas keagamaan yang berbasis kebangsaan, Nahdlatul Ulama (NU) selalu selaras dengan kebijakan pemerintah yang mengacu kepada keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam kehidupan berbangsa sehari-hari, NU selalu juga mengacu kepada pengamalam Pancasila dan Undang-undang dasar 1945.
Demikian dinyatakan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj dalam Seminar Harlah NU ke-88 oleh PWNU Jawa Timur, di Hotel BUmi Surabaya, Selasa (22/02). Menurut Said, Dalam berbagai keputusan dan arah organisasi NU selalu dalam posisi setia dan tetap mengacu pada NKRI.
/>
"NU akan tetap dan selalu mengambil posisi moderat berdasarkan Ahlussunah Wal Jamaah, sekaligus penopang peradaban, hukum, dan moral kemanusiaan di Indonesia," tutur kiai asal Cirebon ini.
Lebih lanjut, alumnus Universitas Ummul Quro Makkah menjelaskan, pada masa kini, Islam menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Terutama dalam masalah-masalah perbedaan penafsiran.
"Hal ini memang telah terjadi sejak jatuhnya Khulafaur Rasyidin. Begitu banyak interpretasi tentang Islam, yang hingga kini terus berkembang," terang Kang Said -sapaan akrab KH Said Aqil Siradj.
Meski demikian, lanjutnya, para ulama NU harus tetap berpegang pada ajaran-ajaran Ahlussunnah wal Jamaah yang moderat, toleran dan tidak mendahulukan kekerasan. (hdy)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
3
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
4
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
5
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
6
Jelang Muktamar Ke-35 NU, PBNU Bakal Cek Kesiapan Lokasi dan Istighotsah Terbatas di Jombang pada 20 Agustus 2026
Terkini
Lihat Semua