Ketua NU Temanggung Kampanyekan Satu Pasangan Cabup-Cawabup
NU Online Ā· Senin, 12 Mei 2008 | 06:35 WIB
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Temanggung, Jawa Tengah, M. Tajudin Nur, berkampanye untuk salah satu pasangan calon bupati dan calon wakil bupati kabupaten setempat, yakni Bambang Sukarno dan Fuad Hidayat. Ia meminta kepada warga NU mendukung pasangan tersebut.
''Kami meminta agar dalam Pemilihan Bupati 2008 ini, warga Nahdliyin (sebutan untuk warga NU) dapat mendukung pasangan Bambang-Fuad,'' kata Tajudin usai memberi sambutan dalam konsolidasi PC Fatayat Cabang NU Temanggung, di kantor NU setempat, Ahad (11/5) kemarin.<>
Ia berpendapat, Bambang Sukarno-Fuad Hidayat merupakan salah satu pasangan yang terang-terangan berjanji melestarikan paham Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) sebagaimana dianut kalangan Nahdliyin.
Namun demikian, permintaannya itu bukan atas nama dirinya sebagai ketua PCNU. Melainkan sebagai pribadi sesama warga NU. Ia mengaku tetap akan menghormati bila ada warga NU yang memilih pasangan calon lainnya.
''Kami menyadari, tidak semua warga NU pilihannya sama, karena itu harus saling hormat-menghormati sehingga tidak akan menimbulkan ekses (akibat buruk) yang panjang,'' tutur Tajudin.
Ia menjelaskan, kedatangannya di forum tersebut sebetulnya sekadar mampir dan tidak direncanakan sebelumnya. Sebab, kebetulan Ahad siang, dirinya akan menghadiri rapat kelompok bimbingan ibadah haji di kampus STAI NU Temanggung. ''Jadi, kami tidak khusus menyosialisasikan masalah Pilbup ini kepada Fatayat NU,'' jelasnya.
Menurut dia, kesamaan visi akidah Aswaja merupakan pertimbagan utama warga Nahdliyin memilih Bambang-Fuad. Pasangan tersebut, katanya, juga yang paling berani berkomitmen untuk melestarikan paham itu dibandingkan pasangan lain.
''Dua pasangan calon yang lain sebetulnya juga telah datang kepada kami, namun hanya Bambang-Fuad yang menyatakan kesediannya melestarikan akidah tersebut dalam berbagai bentuk kebijaksanaan,'' ungkapnya.
Selain itu, imbuhnya, Bambang-Fuad yang diusung PKB dan PDIP juga dinilai sebagai partai yang lahir dari ārahimā NU sendiri. Sehingga, menurutnya, sudah sewajarnya bila warga NU memberi dukungan pada keduanya. ''Kalau warga Muhammadiyah mendukung pasangan yang diusung PAN, maka wajar apabila kami mendukung pasangan yang diusung PKB,'' tambahnya. (man/rif/mkf)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Adha 2026: Menguatkan Solidaritas Melalui Semangat Berbagi
2
Syuriyah PBNU Harapkan Muktamar Ke-35 Digelar di Pesantren dengan Dua Kriteria
3
Khutbah Idul Adha 2026: Gotong Royong dalam Pengelolaan Kurban
4
Rapat Pleno PBNU: Munas dan Konbes Digelar 20-21 Juni 2026, Lokasi Diputuskan Menyusul
5
Khutbah Jumat: Menumbuhkan Empati dan Solidaritas Sosial Melalui KurbanĀ
6
Khutbah Idul Adha 1447 H: Kurban dan Indahnya Berbagi untuk Sesama
Terkini
Lihat Semua