KH Muchit Muzadi: Jangan Jadikan NU Sebagai Kendaraan
NU Online · Sabtu, 16 Mei 2009 | 03:36 WIB
Mustasyar Pengurus Besar NU, KH Muchit Muzadi mensyaratkan, calon pemimpin NU haruslah menganggap NU sebagai rumah sendiri.
"Jangan orang yang menganggap NU sebagai kendaraan. Kalau menganggap NU kendaraan, sesudah diantarkan, sampai tujuan ya (NU) ditinggal," kata Muchit, yang juga kakak kandung Ketua Umum PBNU Kh Hasyim Muzadi, Jumat (15/5).<>
Dengan memandang NU sebagai rumah, maka seorang pemimpin NU akan menetap dan tak meninggalkan organisasi itu. Sebagaimana layaknya seseorang yang memiliki rumah sendiri, maka akan berupaya merawat sebaik mungkin.
Soal usia, Muchit tak mempermasalahkan. "Tua atau muda sama saja. Kalau tua lebih hati-hati, tidak cepat-cepat tapi selamat. Kalau muda ingin cepat, tapi kadang kebablasan," katanya.
Pengurus Cabang NU dalam waktu dekat akan menggelar konferensi untuk menentukan kepengurusan yang baru. Tahun depan, giliran Pengurus Besar NU yang akan merombak kepengurusannya. (beritajatim.com/mad)
Terpopuler
1
Cinta kepada NU: Lutut Soekarno dan Lutut Saya di Muktamar
2
Menkeu Suahasil: Keuangan Negara Harus Bisa Jalankan Program Prioritas Pemerintah
3
Prabowo Bicara Ketahanan di BRICS, Rakyat Indonesia Masih Menghirup Asap Karhutla
4
Menteri Agama Lantik Basnang Said Jadi Dirjen Pesantren Pertama
5
Di KTT BRICS, Prabowo Dorong Global South Bersatu
6
Data Antrean Haji Dibersihkan, Masa Tunggu Faktual Diperkirakan 14-15 Tahun
Terkini
Lihat Semua