Jakarta, NU Online
Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim menyatakan berduka yang sangat mendalam atas wafatnya pengasuh pondok pesantren Langitan, KH Abdullah Faqih. Baginya, KH Abdullah Faqih punya banyak jasa terhadap NU dan bangsa Indonesia.
<>
"Jasa beliau untuk NU tidak terukur utamanya dalam menjaga ideologi , manhaj dan keselamatan NU . Allahummaghfir lahu warhamhu waafihi wakfu anhu," kata Hasyim kepada wartawan di Jakarta, Kamis (1/2).
Menurut pengasuh pondok pesantren Al-Hikam Malang dan Depok ini, Kiai Faqih juga berjasa besar dalam kehidupan pribadinya. Sebab,Kiai Faqih banyak memberikan dorongan kepadanya agar konsisten berjuang untuk NU dan bangsa Indonesia.
"Beliau sangat berjasa kepada diri saya dari berbagai doa dan wirid yg beliau berikan guna menjaga konsistensi perjalanan hidup saya," ungkap Sekretaris Jenderal International Conference of Islamic Scholars (ICIS) ini.
Karena itu, warga NU di seluruh penjuru nusantara juga merasa kehilangan atas kepergian Kiai Faqih yang merupakan ulama besar Indonesia. "Dengan wafatnya almaghfur lahu KH Abdullah Faqih , NU berduka besar . Karena beliau adalah seorang ulama yang allamah (sarat ilmu) dan selalu menjaga iffah martabat diri sesuai dengan maqomnya," katanya.
Semasa hidup, katanya, Kiai Faqih dikenal konsisten dalam berjuang mendidik masyarakat melalui lembaga pendidikan yang diasuhnya. "Keistiqomahan beliau dalam berjuang tidak diragukan lagi . Baik dalam bidang pendidikan maupun kejuangan masyarakat utamanya nahdliyin," katanya.
Seperti diketahui, Kiai Faqih wafat pada Rabu (29/2). Jenazahnya dimakamkan di pemakaman keluarga di desa Widang Tuban, Kamis siang. Selain sebagai pengasuh ponpes Langitan, semasa hidup Kiai Faqih pernah menjabat sebagai Mustasyar (penasehat) PBNU era kepemimpinan KH Hasyim Muzadi.
Penulis : Achmad Munif Arpas
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
5
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua