Dahulu Nahdlatul Ulama(NU) berdiri pada mulanya bertujuan untuk menanggulangi merebaknya faham wahabi fundamental yang ingin menghancurkan makam Rasulullah SAW. Namun kini masyarakat dan para ulama NU malah menghadapi serbuan faham Wahabi di depan rumah sendiri.
Demikian dinyatakan Ketua Pengurus Pusat Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (PP LDNU) KH AN. NUril Huda kepada NU Online di Jakarta, Selasa (23/2). Menurut Kiai Nuril, kondisi ini menunjukkan bahwa para juru dakwah tidak boleh meremehkan tantangan masa kini.<>
"Tantangan yang dihadapi para juru dakwah masa kini, jauh lebih kompleks daripada di masa lalu. Saat ini, selain menghadapi merebaknya paham Wahabisme yang sudah menjangkau rumah masing-masing, para juru dakwah juga harus berhadapan dengan nafsu konsumerisme dan gaya hidup hedonis masyarakat," terang Kiai Nuril.
Lebih lanjut Kiai Nuril menjelaskan, dalam menanggulangi Wahabisme, para dai mutlak membutuhkan kerjasama yang intens antar para dai dari berbagai organisasi dakwah berhaluan Ahlussunnah wal jamaah.
"Penanggulangan wahabisme inilah Salah satu materi Rakernas LDNU yang akan diselenggarakan di Hotel JW Mariot Jakarta pada 12-13 Maret mendatang," tandas Kiai Nuril. (min)
Terpopuler
1
Dilantik Jadi Wantimpres, Kiai Said Siap Berikan Pertimbangan Konstruktif untuk Presiden
2
Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Nyai Sinta Nuriyah Jadi Satu-satunya Perempuan
3
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
4
Kekeringan Meluas, Banser Pemalang Salurkan 211 Ribu Liter Air Bersih
5
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
6
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
Terkini
Lihat Semua