Kiai Tholchah Hasan: Semakin Tinggi Ilmu Ulama, Semakin Dekat dengan Masyarakat Kecil
NU Online · Sabtu, 25 Desember 2010 | 06:03 WIB
Ada satu hal penting yang membedakan antara kalangan ulama atau kiai dengan intelektual atau akademisi kampus, yakni kedekatan mereka dengan masyarakat. Semakin tinggi keilmuan ulama, semakin dekat hubungan mereka dengan masyarakat kecil. Ini berbeda dengan kalangan intelektual.
Demikian disampaikan Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof Dr KH Tholchah Hasan. Kenyataannya, katanya, semakin tinggi gelar akademis yang disandang oleh seseorang, semakin jauh ia dari masyarakat.
/>
"Kalau sudah doktor apa mau dia berceramah atau khotbah di tingkat desa. Bahasa yang disampaikan juga semakin elit. Ini berbeda dengan ulama," kata Kiai Tholchan saat memberikan taushiyah kepada para jamaah yang bertakziyah di kediamannya, Singosari, Malang, pekan lalu.
Semakin tinggi ilmu ulama maka mereka semakin banyak didatangi oleh masyarakat, jadi semakin merakyat. Mereka berbicara dan memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi oleh umat.
Menteri Agama di era Presiden KH Abdurrahman Wahid ini berharap karakter ulama ini bisa ditiru oleh kalangan akademisi, terutama yang menempuh pendidikan di sekolah atau perguruan tinggi Islam. Dengan demikian, semakin banyaknya lulusan sekolah atau perguruan tinggi diimbagi dengan semakin baiknya kualitas kehidupan masyarakat. (nam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
6
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan Modern
Terkini
Lihat Semua