Konferensi Persaudaraan Muslim Dunia Akan Dibuka Menkopolhukam
NU Online Ā· Rabu, 16 Desember 2009 | 09:01 WIB
Konferensi Persaudaraan Muslim Dunia yang diselenggarakan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta 19-20 Desember 2009 mendatang akan dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Djoko Suyanto.
Ketua Umum PBNU KH A. Hasyim Muzadi dalam konferensi pers di kantor PBNU Jakarta, Rabu (16/12) menyatakan, berbagai konflik di dunia Muslim akan berpengaruh bagi kondisi keamanan di Indonesia.<>
āKita mengharapkan Menkopolhukam membuka acara ini maknanya bahwa apapun yang terjadi di lingkup internasional akan berpengaruh bagi Indonesia," kata Hasyim
"Menko Polhukam juga kita harapkan terlibat dalam diskusi-diskusi ini agar dapat memperkirakan arus-arus dari lingkup internasional ini, baik liberal maupun garis keras yang masuk ke Indonesia,ā tambahnya.
Dalam konferensi ini PBNU juga telah mengundang Menteri Luar Negeri RI Marty Natalegawa. Para tokoh pergerakan yang hadir diharapkan banyak memberikan masukan kepada Departemen Luar Negeri (Deplu) Indonesia.
āSelama ini Deplu negeri hanya menerima masukan dari pejabat-pejabat negara. Padahal di negara yang bergolak, pemimpin pergerakan tidak selalu selaras dengan kebijakan negaranya,ā kata Hasyim.
Konferensi ini juga dipastikan akan dihadiri oleh Menteri Agama RI Suryadharma Ali. Menurut Hasyim, berbagai gerakan keagamaan yang ada di Indonesia mempunyai akar internasional yang harus dicermati oleh Departemen Agama.
āKita juga mengundang Menteri Agama agar di dalam melakukan kegiatanĀ lintas ormas dan lintas agama juga mempunyai dokumen dan memori internasional yang sebaik-baiknya,ā pungkasnya. (nam)
Terpopuler
1
5 Santri Laki-laki Jadi Korban Pelecehan Seksual, Syekh Ahmad Al Misry Jadi Tersangka
2
Kisah Rombongan Gus Dur Diberondong Senapan di Timor Leste
3
Resmikan Klinik di Cilacap, Gus Yahya: Harus Profesional, Bukan Sekadar Khidmah
4
Haji 2026: 5.426 Jamaah Aceh Siap Terbang, Ini Rute dan Jadwalnya
5
Hukum MenarikĀ UangĀ Parkir di Lahan Orang Lain
6
Safari Diplomatik Terakhir, Gus Yahya Kunjungi Dubes Federasi Rusia
Terkini
Lihat Semua