Sejumlah ulama dan cendekiawan Muslim dari beberapa negara telah berkumpul di Hotel Sultan Jakarta, Jum’at (18/12) sore, untuk mengikuti Konferensi Persaudaraan Muslim Dunia yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Konferensi akan berlangsung hingga Ahad (20/12).
Konferensi ini diikuti oleh 100 ulama dan cendekiawan antara lain dari Iran, Mesir, Syiria, Lebanon, Libya, Irak, Palestina, Jordania, Malaysia, Thailand, Philipina, Singapura dan Indonesia.<>
Pembukaan secara resmi akan berlangsung, Sabtu (19/12) pagi oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Djoko Suyanto. ”Pak Djoko Suyanto sudah menyampaikan konfirmasi kehadiran kepada panitia,” kata Ketua Panitia Konferensi Arif Zamhari kepada NU Online, Jum’at di sela acara makan malam bersama para peserta konferensi yang telah hadir.
Ketua Umum PBNU KH HAsyim Muzadi yang juga sekretaris Jenderal International Conference of Islamic Scholars (ICIS) KH A. Hasyim Muzadi dan Sekretaris Jenderal World Council of Proximity of Islamic School of Thoughts Ayatullah Muhammad Ali Tashkiri dari Iran akan memberikan sambutan pengantar dalam pembukaan konferensi ini. Kedua tokoh juga akan memberikan keterangan resmi kepada wartawan usai acara pembukaan.
Usai pembukaan konferensi dilanjutkan dengan sidang pertama dengan topik “Islamic Unity and Mutual Responsibility”. Sebagai pembicara kunci Prof Dr Karim Douglas Crow (Malaysia), Dr Abdul Fatah al Bazam (Syiria), Syekh Ahmad al Zein (Lebanon), dan Prof Dr Din Samsyudin (Indonesia). (nam)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
5
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
6
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
Terkini
Lihat Semua