Kongres Ansor Dijadikan Barometer Peta Politik Di PKB
NU Online · Jumat, 1 April 2005 | 00:37 WIB
Semarang, NU Online
Kongres Ansor di Jakarta, 1-3 April 2005, bisa dijadikan baromater untuk melihat peta kekuatan politik antarkubu pendukung kandidat Ketua Umum Tanfidz DPP PKB dalam Muktamar II PKB di Semarang, 16-18 April 2005.
"Jadi terpilih tidaknya Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam perebutan kursi Ketua Umum Dewan Tanfidz dalam Muktamar nanti, bisa dilihat apakah dia bisa terpilih kembali sebagai Ketua Ansor atau tidak," kata Ketua DPC PKB Kabupaten Pati, Drs H. Ali Mansyur HD di Semarang, Kamis.
<>Anggota FKB DPRD Provinsi Jateng itu memprediksikan, apabila Gus Ipul terpilih kembali sebagai Ketua Ansor, kemungkinan dia akan memperoleh dukungan muktamirin untuk menduduki kursi Ketua Umum DPP PKB.
Dalam Kongres itu akan diketahui apakah memang Gus Ipul didukung kader Ansor untuk maju dalam pencalonan, atau justru sebaliknya.
Ia memperkirakan, lawan-lawan politik Gus Ipul juga akan bermain di arena Kongres Ansor."Jadi kalau mampu lolos menjadi Ketua Ansor kembali, dia akan lolos dalam muktamar. Berarti dia benar-benar didukung arus bawah dari Ansor," paparnya.
Saat ini sudah mulai terdapat beberapa kandidat yang menyatakan siap maju, selain Saifullah Yusuf Sendiri, Arvin Hakim Thoha sudah melakukan sosialisasi programnya ke berbagai cabang. kandidat lain yang mulai dibicarakan adalah Saryono dan Nusron Wahid(ant/mkf)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Syukur Batin dan Syukur Lahir: Mengakui Nikmat dan Menggunakannya untuk Taat
2
Khutbah Jumat: Isi Hati dengan Maaf, Bukan dengan Dendam
3
Khutbah Jumat: 2 Sikap Hidup yang Menjadi Ladang Kebaikan
4
Ketua Umum PBNU Terima PP IPNU-IPPNU, Kongres November Diminta Respons Tantangan Era AI
5
Hasil Muktamar Ke-35 NU Segera Disosialisasikan ke PWNU dan PCNU
6
Khutbah Jumat: 3 Cara Menggunakan Harta yang Baik Menurut Imam Al-Ghazali
Terkini
Lihat Semua