Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai Ahad (10/5) kemarin telah membuka pendaftaran calon presiden dan wakil presiden untuk Pemilihan Presiden Juli 2009 mendatang.
Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 32 tahun 2009 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Pilpres, pendaftaran pasangan capres/cawapres ini akan ditutup Sabtu 16 Mei 2009.<>
Capres dan cawapres yang berhak maju ke bursa Pipres adalah yang telah mengantongi syarat dukungan 25 persen suara atau 20 persen kursi.
Sedangkan tes kesehatan untuk pasangan capres/cawapres akan digelar pada 13-15 Mei di RSPAD Gatot Subroto dan seluruh kontestan pilpres diwajibkan mengikuti tes ini.
Seluruh Capres dan cawapres harus bebas dari penyakit yang bisa mengganggu kegiatan fisik sehari-hari.
Penetapan pasangan capres/cawapres akan dilakukan 8-9 Juni 2009, sedangkan masa kampanye ditetapkan berlangsung pada 12 Juni-4 Juli 2009 disertai tiga hari masa tenang.
Pilpres putaran pertama akan digelar pada 8 Juli 2009, namun jika berlangsung dalam dua putaran, maka dilanjutkan pada 8 September 2009.
Sementara itu, Sabtu (9/5), kemarin sehari sebelum pendaftaran capres dibuka Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah resmi mengajukan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai capres dari partai berlambang ka’bah ini.
Keputusan tersebut disampaikan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali usai rapat konsultasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP di Hotel Shangri La Jakarta, Sabtu malam.
"Dengan berbagai pertimbangan dan masukan dari DPW maka PPP memutuskan mencalonkan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai capres periode 2009-2014," katanya.
Selain itu, PPP juga mengusulkan agar calon wakil presiden dipilih dari partai koalisi sesuai dengan kriteria yang telah disampaikan Yudhoyono. (ant/nam/sam)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
Terkini
Lihat Semua