Pelaksanaan ibadah menyembelih hewan kurban pada hari raya Idul Adha 10 Dzulhijjah dan hari-hari tasyrik 11, 12, dan 13 Dzulhijjah harus dimaknai dari dua dimensi, yakni dimensi ketuhanan (ilahiyah) dan kemanusiaan (insaniyah).
Demikian dikatakan Sekretaris Pengurus Pusat Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Ust. Khoirul Huda Basyir yang juga akan bertindak sebagai khatib dan imam shalat Idul Adha di musholla An Nahdlah Lt 1 hingga ke halaman gedung PBNU Jl Kramat Raya 164 Jakarta Pusat, Senin (8/12) pagi.<>
“Dimensi ilahiyah qurban adalah sebagai media untuk bertaqarrub atau mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan menjalankan apapun yang diperintahkan oleh-Nya,” kata Ust. Khoirul Huda kepada NU Online di Jakarta, Ahad (7/12).
Dimensi insaniyah merujuk kepada pesan kemanusiaan yang disampaikan dalam ibadah kurban. Menurutnya, ibadah kurban adalah momentum yang sangat strategis untuk melakukan syiar Islam.
“Kurban adalah sebuah pesan simbolik yang harus diterapkan dalam kehidupan riil. Bahwa hidup ini butuh perjuangan, dan perjuangan membutuhkan pengorbanan,” katanya.
Dimensi kemanusiaan terpenting dalam ibadah kurban adalah kerelaan untuk memberikan makanan berupa daging kurban kepada sesama. Kurban dengan demikian mempunyai muatan sosial dan ekonomi. Dalam hal ini ibadah kurban kiranya dapat menjadi spirit untuk mengentaskan bangsa Indonesia dari krisis sosial dan ekonomi.
Ditambahkan, momen pelaksanaan shalat idul adha, penyembelihan dan pembagian hewan kurban juga menjadi forum silaturrahim antar umat Islam.
Shalat Idul Adha di Lt 1 dan halaman gedung PBNU akan diadakan pada sekitar pukul 07.00 WIB, diikuti oleh para pengurus dan warga sekitar. Sementara penyembelian hewan kurban diadakan setelah shalat Id dan dilanjutkan di tiga hari tasyrik. (nam)
Terpopuler
1
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
2
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
3
Data Hilal Awal Bulan Jumadal Ula 1448 H
4
Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Al-Fatah karena Palsukan Data Dam dan Badal Haji
5
Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km
6
Material Pemadam Karhutla dari Brasil Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif
Terkini
Lihat Semua