Larangan pengadaan menara masjid di Swiss menyusul adanya referendum yang mendukung pelarangan pengadaan menara masjid di negara itu memicu kecaman berbagai kalangan di Indonesia.
Sekretaris Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Asrorun Niam menyataan, tindakan pelarangan tersebut bertentangan dengan Hak Asasi Manusia (HAM) yang selama ini disuarakan oleh negara-negara barat.<>
”Ini (pelarangan) bertentangan dengan HAM dan menjadi preseden buruk bagi kebebsan beragama. Kami mengecam tindakan rasis seperti ini," katanya di Jakarta, Selasa (1/12).
Ia menegaskan, sikap diskriminatif yang ditunjukkan sebagian masyarakat Swiss membuktikan bahwa di negara maju sekalipun toleransi masih menjadi barang mahal.
Karena itu pihaknya meminta seluruh elemen masyarakat untuk peduli dan berjuang agar pelanggaran HAM di Swiss dapat dihentikan.
"Tindakan tersebut akan membahayakan prinsip kebebasan beragama yang menjadi inti dari deklarasi universal HAM, karenanya harus dihentikan," ujarnya. (nam)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
5
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
6
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
Terkini
Lihat Semua