Lautan Jamaah Haji Padati Masjid Nabawi
NU Online · Jumat, 15 Oktober 2010 | 09:26 WIB
Madinah, NU Online
Tidak satu jengkal pun sudut Masjid Nabawi yang sepi. Semua terisi penuh oleh jamaah haji. Ratusan ribu jamaah dari berbagai penjuru dunia memadati masjid mulia ini untuk mendirikan sholat Arbain. Hari ini, Jum'at (15/10), sejak Subuh tadi pukul 04.00 hingga saat ini, menjelang Sholat Jum'at waktu Arab Saudi (dengan selisih empat jam lebih lambat dibanding waktu Jakarta /WIB), jamaah terus mengalir memenuhi ruangan dalam hingga halaman Masjid.
Hingga Jumat ini, jamaah haji Indonesia yang masuk Madinah sudah berjumlah sekitar 14 ribu orang. Belum lagi ditambah jamaah dari negara lain. Tahun ini diperkirakan jumlah jamaah haji yang datang akan sangat banyak melebihi tahun lalu. Hal itu terjadi karena hampir setiap negara mendapatkan tambahan kuota haji.
<>Tidak cuma saat Subuh, pada jam-jam salat lainnya Dzuhur, Asar, Maghrib dan Isya pun masjid yang dibangun pada tahun pertama hijriyah itu tetap dipadati jamaah. Di malam hari, Masjid Nabawi lebih semarak lagi. Halaman masjid dipenuhi anak-anak yang asyik bermain, para ibu yang bergerombol bersama kelompoknya, bapak-bapak yang bercengkrama dengan para sahabatnya.
Bahkan dari semalam, meski sudah pukul 22.00 WIB, kemeriahan masjid tersebut tidak kunjung berakhir. Masjid Nabawi sendiri baru ditutup sekitar pukul 00.00 waktu Arab Saudi. Masjid akan kembali dibuka pada pukul 03.00. Saat ditutup itulah, pengelola masjid melakukan bersih-bersih.
Makkah Hujan
Sementara itu, Makkah, pada Kamis (14/10) sore, dilanda hujan rintik yang disertai angin kencang. Ini merupakan hujan pertama setelah sekitar 3 bulan lalu kota suci ini diguyur hujan.
Hujan yang datang kali ini tidak sederas dengan hujan pada musim haji tahun lalu sesaat setelah jamaah wukuf di Arafah. Jamaah sebaiknya menyiapkan fisik sebelum memasuki Makkah. (min/Laporan langsung Syaifullah Amin dari Arab Saudi)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
3
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
6
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
Terkini
Lihat Semua