Pelatihan Calon Dai Transmigran yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (PP LDNU) sejak 9 November di Pondok Pesantren As-Shiddiqiyah Jakarta ditutup, Senin (16/11). Penutupan secara resmi dilakukan oleh Direktur fasilitas Pemindahan Transmigran, HM. Irsyad.
Dalam Sambutan penutupan mewakili PP LDNU, salah satu pengurus LDNU Ustadz Masruhin menyatakan, para dai diharapkan dapat menjadi teladan yang baik bagi seluruh warga transmigran lainnya. Para dai diharapkan dapat turut terlibat dalam peningkatan sumberdaya masyarakat trnasmigran di daerahnya masing-masing.<>
"Selain itu, para dai juga diharapkan dapat menyebarkan Islam di daerahnyad dengan cara-cara yang ramah, bukan cara-cara yang membuat roang jadi mudah marah," terang Masrukhin.
Sementara itu, KH Nur Muhammad Iskandar selaku tuan rumah juga menyampaikan hal senada. Iskandar berharap para dai transmigran ini dapat meneladani cara-cara dakwah Walisongo yang arif dan bijaksana. Sehingga Islam dapat menjadi bagian integral masyarakat tanpa melalui pemaksaan.
"Walisogo berdakwah dengan menarik simpati masyarakat agar merasa senang beribadah. Nah para dai transmigran juga mesti demikian, mengajak masyarakat dengan simpatik," terang Iskandar. (min)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hukum Menyalakan Kembang Api di Malam Hari
5
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
6
KH Abdul Hakim Mahfudz: Memimpin Tebuireng, PWNU Jatim, hingga PBNU
Terkini
Lihat Semua